PADANG, METRO–Selama pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLIII, Taruna-taruni bersama masyarakat Kota Padang telah menyelesaikan sejumlah program fisik maupun non fisik. Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar saat diwawancarai, Kamis (8/6) mengatakan, kegiatan Latsitardanus berjalan dengan baik. Para taruna saling bersentuhan dengan masyarakat Kota Padang untuk menjalankan program-program pembangunan fisik dan non fisik yang telah disusun.
Untuk realisasi program fisik, telah terbangun Tugu Latsitardanus di Kantor Camat Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg). Stuktur bangunan Tugu Latsitardanus menyerupai Gonjong Rumah Gadang terletak di depan Kantor Camat Lubeg. tugub tersebut juga dilengkapi ornamen logo Kota Padang, Latsitardanus hingga instansi terkait yang terlibat.
“Di tugu itu juga ada nama-nama peserta Latsitardanus XLIII,” tambahnya.Ekos Albar mengatakan, kegiatan Latsitardanus XLIII Tahun 2023 di Kota Padang, telah memberikan dampak positif untuk semua pihak. Adapun kegiatan fisik, jelas Ekos, seperti pembangunan betonisasi jalan sepanjang 250 meter menghubungkan Kelurahan Pegambiran Ampalu dan Kelurahan Kampung Jua, dan pembangunan jembatan di Batu Kasek.
”Pembangunan jalan ini program unggulan perwujudan Pemko Padang. Yaitu melanjutkan betonisasi jalan lingkungan, pengaspalan dan pelebaran jalan, perbaikan drainase, dan pengendalian banjir yang difasilitasi Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Padang,” jelasnya.
Pembangunan jalan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi jalan itu penghubung antara Kelurahan Pegambiran Ampalu dan Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubeg, dan termasuk penghubung ke objek wisata Bukit Nobita. ”Mudah-mudahan dengan dibangunnya jalan ini, meningkatkan akses masyarakat dalam mengembangkan, serta menggali potensi yang ada. Sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan sekitarnya,” kata Ekos.
Lebih jauh Ekos mengungkapkan, kegiatan non-fisik peserta meliputi sosialisasi dan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Antara lain di SMA N 4 Kota Padang, SMK N 7 Kota Padang, SMK N 9 Kota Padang, dan SMA N 1 Kota Padang. “Penyuluhan tentang bahaya narkoba, kamtibmas, jaga kuantitas dan hal lainnya yang difasilitasi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang,” tuturnya.
Ada juga kegiatan kunjungan wisata peserta Latsitardanus XLIII di Kota Padang Tahun 2023 ke destinasi wisata Gunung Padang, Lubang Jepang di Gunung Pangilun, Kecamatan Nanggalo, serta pembersihan Pantai Pasir Jambak yang difasilitasi Dinas Pariwisata Kota Padang. Ekos berharap Kota Padang dapat memberikan kesan tersendiri bagi seluruh peserta Latsitardanus XLIII Tahun 2023 Kota PadangSementara itu Arildha Rahma Safitri, peserta Latsitardanus XLIII berdarah Surabaya, menyatakan kegiatan ini menjadi momen luar biasa baginya. Banyak pengalaman berarti yang didapat.
“Pengalaman ini sangat luar biasa. Saya bertemu dengan orang-orang hebat, dari Akmil, AU, AL, Akpol, IPDN, dan mahasiswa,” ucap Aril.Tak hanya terhadap peserta, taruni yang akrab disapa Aril tersebut juga menuturkan hal baik atas perhatian dari masyarakat dan induk semang (orangtua asuh). ”Masyarakat di Kota Padang ini ramah, khususnya untuk induk semang saya. Makanan yang diberikan sangat enak, apalagi rendangnya,hampir membuat kami terlena. Untuk induk semang, jangan lupakan kami dan kami juga tidak melupakan mereka,” tambahnya. Said Dalimunthe, Taruna Peserta Latsitardanus XLIII Kompi BS di Kota Padang mengungkapkan rasa syukur karena bisa mengikuti Latsitardanus XLIII di Kota Padang.
”Kami semua memiliki kesan yang menyenangkan. Padang kota yang ramah dan rumah yang baik. Semua dari kita yang tinggal di rumah warga selama mengikuti kegiatan ini memiliki kesan yang menyenangkan. Apalagi makanan di sini enak-enak, objek wisatanya cukup banyak dan menarik untuk dikunjungi,” ungkap Said. Komandan Resimen Taruna Latihan (Danmentarlat) Kolonel Laut Wahyu Cahyono menyampaikan terima kasih atas sambutan yang sangat baik dari Pemko dan warga Kota Padang bagi peserta Latsitardanus XLIII.
“Lebih kurang 1.100 taruna-taruni kita hadir ke Sumatera Barat mengikuti kegiatan ini. Untuk di Kota Padang berjumlah 115 orang yang kegiatannya berpusat di Kelurahan Pegambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubeg,” ungkapnya. Sementara terkait Lasitardanus yang ada di Kota Padang salah satu Masyarakat Kecamatan Lubeg Afni mengatakan, selama pelatihan berlangsung interaksi taruna dan taruni berjalan dengan baik.(fan)






