BERITA UTAMA

Bendungan Tembok Gadang Makan Korban, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

0
×

Bendungan Tembok Gadang Makan Korban, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini
TEWAS TENGGELAM— Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pelajar SMP yang tewas tenggelam di Bendungan Tembok Gadang, Kecamatan Pulau Punjung. Sementara, ratusan warga menyaksikan proses pencarian.

 

DHARMASRAYA, METRO–Remaja laki-laki berstatus pela­jar SMP yang dilaporkan hilang tenggelam saat mandi-mandi di aliran Sungai Batang Mimpi, tepat­nya di Bendungan Tembok Gadang, Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dhar­masraya, akhirnya ditemukan pada Kamis (8/6) sekitar pukul 07.30 WIB.

Sayangnya, saat ditemukan oleh Tim SAR gabungan dibantu warga setempat, korban bernama M Alif (15) kondisinya sudah tak bernyawa alias meninggal. Lokasi penemuan korban diperkirakan berjarak seki­tar 20 meter dari korban dilaporkan tenggelam

Melihat tubuh korban yang ter­bu­jur kaku diangkat oleh Tim SAR ga­bungan, orang tua korban pun dibuat menangis histeris. Bahkan, kerabat dan sanak saudara korban yang sudah berkerumun di lokasi, tak luput dari kesedihan atas meninggalnya korban. Setelah dievakuasi dari bendungan, jenazah kor­ban pun dibawa ke rumah duka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dharmasraya, Eldison mengatakan, berkar kerja sama tim gabungan beserta bantuan masya­rakat dalam pencarian, ternyata membuahkan hasil dengan ditemukan jasad korban dalam keadaan utuh.

“Korban sebelumnya tenggelam di bendungan itu pada pada Rabu (7/6) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat ini jasad korban telah diserahkan ke pihak keluarga. Me­nurut informasi jasad korban tidak dilakukan proses autopsi atas permintaan keluarga,” ungkap Eldison.

Baca Juga  Memilih Ketua Baru, IJTI Sumbar akan Gelar Musda ke-4

Dijelaskan Eldison, dari keterangan saksi-saksi, korban hanyut di sungai saat bersama empat orang temannya berenang di Su­ngai Batang mimpi. Ketika itu, korban melompat dari atas bendungan ke dalam sungai, namun korban tidak muncul lagi ke permukaan.

“Setelah mendapatkan laporan, BPBD Dharmasraya langsung menuju lokasi dengan menurunkan satu unit perahu karet dan tim. Pencairan baru membuahkan hasil pada hari kedua. Pencairan hari kedua ini Tim Basarnas Padang sudah menuju lokasi untuk membantu proses pencarian, karena sudah ditemukan tim tidak jadi ke Dharmasraya,” katanya.

Dengan adanya kejadian ini, Eldinon mengimbau seluruh masyarakat Dharmasraya terkhusus kepada orang tua agar memantau aktivitas bermain anaknya, terlebih sebentar lagi akan memasuki musim libur sekolah.

“Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga untuk melihat secara langsung proses pencarian. Kami perkirakan ada ratusan waarga di ping­­gir yang menonton. Dengan ditemukannya kor­ban, operasi penyelamatan dan pencarian pun dihentikan,” ujarnya.

Baca Juga  Modal Gunting, Pemuda Curi Kamera

Sementara itu, Wali Nagari Sungai Dareh, Irwandi membenarkana da­nya pelajar SMP yang tewas tenggelamdi bendungan saluran Irigasi Batang Mimpi, Nagari Sungai Da­reh. Diketahui, korban tersebut pelajar SMPN 3 Pulau Punjung.

“Kronologisnya, diduga setelah pulang sekolah korban bersama teman-temannya mandi-mandi di embung bendungan saluran Irigasi Batang Mimpi ini.  Diduga korban ini tidak bisa berenang dan kondisi air di embung bendungan saluran Irigasi Batang Mim­pi cukup deras, sehingga korban tenggelam dan hilang,” ungkap Irwandi.

Ditambahkan Irwandi, setelah mendapat laporan adanya insiden anak teng­gelam, warga dan BPBD Dharmasraya, Babinsa Koramil 03 Pulau Punjung dan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pulau Punjung serta masyarakat, bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban hingga berhasil ditemukan.

“Korban ditemukan di dasar bendungan. Kondisinya sudah meninggal dunia. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian terhadap satu warga kami yang hilang teng­gelam,” pungkasnya. (gus)