HANG TUAH, METRO–Unit Kesehatan Sekolah (UKS) ikut memberi peranan dalam upaya untuk pencegahan stunting bagi peserta didik. Hal ini terungkap dalam Forum Group Discussion (FGD) dan Workshop tahun 2023 Tim Pelaksana UKS Kota Padang, dengan tema “Peran UKS Dalam Pencegahan Stunting Bagi Peserta Didik”, Kamis (8/6).
FGD yang dibuka Staf Ahli Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Syahrial Kamat ini, diikuti 125 Kepala SMP dan MTsN se-Kota Padang. “Kegiatan ini sebagai upaya Pemerintah Kota Padang untuk menurunkan angka stunting, terutama di sektor pendidikan dimana merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa remaja yang sangat rentan,” ungkap Syahrial, dalam sambutannya mewakili Wako Padang Hendri Septa.
Dari data yang ada, pada tahun 2021, angka stunting di Kota Padang ada sekitar 19,5 persen. Jadi dari 100 orang kelahiran, 19 diantaranya adalah mengalami stunting.
Kemudian terjadi kemeningkatan di tahun 2022 sebanyak 0.6 persen sehingga menyentuh angka 20 persen lebih untuk kota padang, di lingkup Sumbar lebih tinggi lagi, apalagi se- Indonesia.
“Dengan melihat angka peningkatan ini, maka seluruh OPD yang bersangkutan untuk dapat menghendel program stunting ini, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan lain-lain, bersinergi untuk menekan angka stunting,” tambahnya.
Menurutnya, yang menjadi penyebab utama stunting ini bukan hanya faktor ekonomi, namum kurangnya kepedulian orang tua terhadap tumbuh kembang anaknya.
Faktor yang kedua, kata dia, adalah anemia atau kekurangan darah, terutama pada remaja putri. “Orang tua hendaknya dapat menjaga pola makan anak, dan memberikan vitamin tambah darah juga, terutama kepada anak perempuan yang sedang haid,” katanya lagi.
Sementara Wako Padang Hendri Septa, dalam pesannya menyampaikan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) menjadi program pemerintah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah.
“Secara khusus UKS diselenggarakan bertujuan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat serta meningkatkan derajat kesehatan peserta didik, sasarannya adalah seluruh peserta didik di sekolah masing-masing,” pesan Hendri Septa. (cr2)






