METRO PADANG

Pengemis Bawa Balita Diamankan Satpol PP di Rumah Makan, Diduga Anak Sering Dicubit Biar Menangis dan Dikasihani

0
×

Pengemis Bawa Balita Diamankan Satpol PP di Rumah Makan, Diduga Anak Sering Dicubit Biar Menangis dan Dikasihani

Sebarkan artikel ini
MODUS BAWA BALITA— Seorang wanita dengan perawakan yang masih kuat membawa balita untuk mengemis di salah satu rumah makan. Aksi pengemis yang sering terlihat mencubit anaknya biar menangis menjadi pusat perhatian warga dan pengunjung.

 

ULAK KARANG, METRO–Semakin hari modus pa­ra pengemis untuk memo­hon belas kasihan masya­rakat semakin beragam. Mulai dari berpura-pura lumpuh hingga membawa anak kecil atau balita untuk menarik perhatian dan belas kasihan dari masyarakat.

Seperti yang dilakukan pengemis di salah satu rumah makan kawasan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kamis (8/6). Pengemis ini cukup me­narik perhatian warga dan juga pengunjung. Pasal­nya, si pe­ngemis tega me­n­­cubit anak­nya se­hingga me­na­ngis.

Aksi pengemis ini akhirnya dilaporkan warga, karena sudah sering terlihat membawa balita ke rumah makan di kawasan Ulak Karang, untuk meminta-minta. Aksi tingkah konyol pengemis mencubit balita tersebut yang menjadi perhatian publik.

Baca Juga  Survei Terbaru Indikator, Prabowo Capres Nomor 1, Andre Rosiade: Semangat untuk Semua Kader Gerindra

“Warga yang sudah risih melihat kelakuan penge­mis tersebut pada anaknya, membuat warga berikan pengaduan pada petugas. Dikabarkan demi menarik perhatian publik, dirinya tega mencubit buah hatinya agar menangis,” Kasat Pol PP Kota Padang Mursalim, Kamis (8/6).

Kelakuan tersebut dilakukan tidak setiap waktu oleh pengemis tersebut, dirinya akan mencubit anak­nya saat pengunjung rumah makan sedang ramai. “Kami tetap mengutamakan tindakan persuasif dan humanis. Pengemis untuk sementara diamankan bersama balitanya, untuk menjawab keresahan masyarakat, proses selanjutnya diserahkan ke PPNS untuk didata dan selanjutnya kita serahkan pembinaannya ke Dinas Sosial,” ulas Mursalim.

Baca Juga  2 Pasangan Ilegal Digerebek lagi Indehoy di Rumah Kos

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak memberikan uang kepada para pe­nge­mis di tepi jalan. Mursa­lim juga mengaku miris banyak anak-anak bahkan balita diajak untuk mengemis di persimpangan lampu lalu lintas maupun di tepi jalan.

“Kita imbau masya­ra­kat agar tidak memberi uang kepada pengemis di tepi jalan,” terangnya.

Masyarakat bisa memberikan uang sumbangan ke badan atau lembaga resmi yang menghimpun zakat, infak dan sedekah. Selain itu, Murslim menambahkan, anggotanya akan terus berupaya dalam men­­jaga ketertiban umum dan ketentraman ma­sya­rakat di Kota Padang.

“Kita akan terus berupaya merespon dengan cepat laporan masyarakat terkait gangguan trantibum,” tegasnya. (cr2)