PAYAKUMBUH/50 KOTA

50 Orang Pelaku UMKM Ikuti Bimtek Pembuatan Konten

0
×

50 Orang Pelaku UMKM Ikuti Bimtek Pembuatan Konten

Sebarkan artikel ini

 

POLIKO, METRO–Pj. Wali Kota Payakumbuh membuka secara resmi bimbingan teknis (Bimtek) pembuatan konten digital bagi UMKM yang diikuti 50 pelaku UMKM di Payakumbuh. Bimtek yang dilaksankan di Balai Inseminasi Buatan (BIB) Kelurahan Ibuah, Rabu (7/6) itu dilaksankan selama tiga hari, dari tanggal 6 sampai 8 Juni 2023.

Pj. Wako Rida Ananda mengatakan, bimtek yang diberikan ini menunjukkan keseriusan Pemko Payakumbuh dalam rangka peningkatan pere­konomian yang berkualitas, unggul, berdaya saing, berbasis produk unggulan dan inovasi di Kota Payakumbuh.

”Tema yang diangkat pada momen kali ini, cukup menarik, yaitu tentang digital marketing. Bagaimana pelaku UMKM sepulang pelatihan bisa membuat content digital untuk memasarkan produknya,” kata Pj. Wako Rida Ananda.

”Walaupun Bapak/Ibu belum profesional seperti pakar content creator, minimal paham konsep pemasaran digital. Bagaimana menguasai pasar dalam satu genggaman,” tambahnya.

Dikesempatan itu Rida juga menginformasikan, saat ini Pemko Payakumbuh tengah mempersiapkan platform untuk promosi pedagang di pasar. Karena di zaman ini tak cukup dengan cara konvensional saja, menunggu orang datang ke toko berbelanja sudah tak optimal lagi karena sekarang orang suka yang serba instan, belanja secara online.

Baca Juga  SDN 11 Payakumbuh,Menuju Adiwiyata Mandiri

Untuk meningkatkan promosi produk pedagang pasar, saat ini Kota Payakumbuh dalam tahapan persiapan menuju pasar digital, dimana pedagang berjualan di tokonya dan mampu mengelola pesanan secara online.

”Sosialisasi sudah dilaksanakan kepada pe­dagang pasar, kita saat ini mempersiapkan apa saja yang diperlukan agar sumber daya manusia yang berkecimpung di pasar digital ini untuk bisa me­manfaatkan IT,” ujarnya.

Maka dari itu, Pj. Wako mengharapkan ba­gaimana produk lokal UMKM Payakumbuh bisa mendunia dan di pasarkan secara online.

”Dengan konten digital yang menarik, omset pun ikut naik, UMKM Payakumbuh naik Kelas. Ikutilah pelatihan hari ini dengan serius, bagaimana kita bisa memasarkan produk dan menarik pembeli sampai ke mancanegara dengan tampilan produk yang lebih menarik,” ucapnya.

Baca Juga  Di Payakumbuh, Staf Berusia 50 Tahun Disarankan Kerja di Rumah

”Harapan kami, karena peserta terbatas diha­rapkan yang mendapat pelatihan hari ini bisa berbagai dengan yang lainnya. Semoga ini ber­manfaat bagi kita semua dan pelaku UMKM di Payakumbuh bisa naik kelas dan mendunia,” tutupnya.

Salah seorang pelaku UMKM Trisni Harti dengan usaha gordennya di Kelurahan Koto Tangah me­ngaku sangat antusias mendapatkan pelatihan ini, karena sudah mendapatkan ilmu bagaimana cara memasarkan produk secara online dan membuat konten yang menarik.

”Tema seperti ini yang selama ini kami tunggu-tunggu. Karena dalam pembuatan iklan ilmu kami masih terbatas, dengan pelatihan ini membuka wawasan kami sehingga sangat berpengaruh kepada digital marketing. Dengan pemahaman dan edukasi yang diberikan Insyaallah bisa meningkatkan omset dan membuka lapangan pekerjaan baru,” pung­kasnya. (uus)