METRO PADANG

Pelaku UKM Dibekali Pelatihan Kuliner Hantaran

0
×

Pelaku UKM Dibekali Pelatihan Kuliner Hantaran

Sebarkan artikel ini
PELATIHAN HANTARAN— Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ferri Erviyan Rinaldy membuka kegiatan Pelatihan Kuliner Hantaran untuk pelaku UKM di Royal Asia Collage, Senin (29/5).

 

SAMUDERA, METRO–Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Padang menggelar Pelatihan Kuliner Han­taran di Royal Asia Collage, Senin (29/5). Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan keterampilan dan kreativitas bagi pelaku usaha.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ferri Erviyan Rinaldy mengatakan, kegiatan ini juga sesuai dengn visi dan misi Wali Kota Padang Hendri Septa yaitu mewujudkan masyarakat Kota Pa­dang yang madani berbasis pendidi­kan, perdagangan, dan pariwisata ung­gul, serta berdaya saing.

“Adapun misi yang diwujudkan yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Padang yang inklusif,” ungkap Ferri Erviyan Rinal­dy.

Ferri menjelaskan, pesatnya perkembangan pa­sar pada masa era modernisasi dan digitalisasi, dapat memberikan kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. “Marilah kita manfaatkan tek­no­logi guna mempromo­sikan usaha kita. Apalagi bisnis hantaran ini juga menjanjikan,” tambahnya.

Baca Juga  Pemko Padang Dirikan Posko Logistik Lapangan di Lima Kecamatan

Lanjut Ferry, usaha ini dapat dikolaborasikan dengan usaha lain yang berkaitan seperti katering, penyewaan pelaminan, dan Wedding Organizer (WO). “Pelatihan yang di­ge­lar ini diharapkan dapat memberikan keteram­pilan sekaligus kreativitas bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya,” ulasnya.

Ferry juga berharap, melalui kegiatan ini para peserta dapat menjadi mo­tor penggerak sehingga dapat mendorong usaha yang menghasilkan produk yang berdaya saing. “Me­lalui kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi pelaku usaha, di samping itu menjalankan usaha yang menjual hantaran dalam bentuk adat budaya Minangkabau,” harapnya.

Baca Juga  Bioskop Raya Teater Ganti Nama, Siap Bersaing dengan Cinema XXI

Di samping itu kata Ferry, kuliner khas daerah dapat dijual, untuk menambah penghasilan. Dengan pelatihan ini, peserta dapat menambah pengeta­huan dan memunculkan ide yang menarik agar terjangkau di pasaran.

Di sisi lain, Kepala Bi­dang Pemberdayaan UKM Wismeiliar Teinike Yulfera menyebutkan, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan se­kaligus menyiapkan pelaku usaha agar mendapatkan pasar yang luas lagi.

“Pelatihan ini akan berlangsung dari 29 hingga 31 Mei 2023. Nantinya peserta diberikan pemahaman dan pengetahuan terkait produksi produk yang akan dilatih,” tutupnya. (cr2)