MOMEN bersejarah bagi wisudawan angkatan ke-89 Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang yang melaksanakan prosesi wisuda perdananya di Kampus III tepatnya dilaksanakan di gedung J Academica Center dan Multipurpose Kampus III, UIN Sungai Bangek.
Total 1260 Wisudawan menggelar prosesi sakral yang berlangsung selama dua hari yaitu Sabtu (27/5) yang diikuti oleh Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), dan Pascasarjana.
Sementara itu pada hari Minggu (28/5), diikuti oleh Fakultas Sains dan Telnologi (Saintek), Fakultas Tarbiah (FTk), dan Fakultas Syariah.
Pada wisuda yang digelar Sabtu (27/5), juga digelar orasi ilmiah yang disampaikan, Dr. Resty Jayanti Fakhlina, S.Sos., M.A. Ia merupakan dosen dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol dengan judul “Pengetahuan Organisasi Sebagai Aset Intelektual”, sedangkan pada hari Minggunya, digelar orasi ilmiah oleh Wali Kota Padang Hendri Septa.
Pada hari pertama ini juga disampaikan lulusan terbaik yang dibacakan oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, dan Kerja sama UIN Imam Bonjol, H. Hendri, S. Ag, M. Pd, dengan rincian Zukherma, yudisium sangat memuaskan.
Devi Rahmi dari jurusan Hukum Keluarga (HK) yudisium, sangat memuaskan. Hafid Arsyad dari jurusan Bahasa dan Sastra Arab, yudisium, pujian. Zihad dari Fakultas Dakwah, yudisium, pujian. Ulfa dari Fakultas Ushuluddin, yudisium pujian. Wildan Hadi dari Fakultas Ekonomi yudisium, pujian.
Resti Rivanda dari Fakultas Adab dan Humaniora jurusan Ilmu Perpustakaan, yudisium, sangat memuaskan. Teguh, yudisium sangat memuaskan. Sofi Novita Sari dari jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) yudisium, pujian. Abdul Aziz dari jurusan Psikologi Islam, yudisium sangat memuaskan. Oktavia dari jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir, yudisium, pujian. Seppi Mustion dari Fakultas Ekonomi, yudisium, pujian. Tania Eka Putri, yudisium, pujian.
Rektor UIN Imam Bonjol, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, wisuda ke-89 merupakan momentum bersejarah pasalnya dilaksanakan pertama kali di kampus III UIN IB.
“Pada wisuda ke-89 tahun ini, kita mewisudakan sebanyak 1280 lebih Mahasiswa alumni UINIB Padang, serta ini para wisudawan ini berasal dari berbagai Fakultas, terutama Fakultas termuda yang ada di UIN IB yaitu Fakultas Sains dan Teknologi. Dan untuk para alumni UIN IB padang, mencarikan bentuk skema bagaiman keterpakaian dengan bersanding dengan Pemerintah Kota yang ada Sumatera Barat, termasuk salah satunya dengan Bapak Wali Kota,”ucap Martin Kustati Minggu (28/5).
Martin Kustati juga menyebutkan, hubungan antara Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dengan pemerintahan Kabupaten/Kota begitu harmonis dengan wujud Tridarma, dimana para alumni tidak hanya sebagai tenaga pengajar, namun juga bergelut dengan berbagai Profesi, Hakim dan Lain-lain.
Tak hanya itu, pada tahun 2040 UIN Imam Bonjol Padang harus hadir mencapai rekognisi yang diperhitungkan dalam percaturan dunia. Sehingga visi besar yang diusung oleh pemerintah untuk melahirkan manusia Indonesia yang unggul, berbudaya, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi akan dinahkodai oleh para lulusan UIN Imam Bonjol Padang.
“Saya titipkan nama besar UIN Imam Bonjol Padang dipundak saudara-saudara. Teruslah kibarkan, harumkan nama besar UIN IB Padang dengan wujud menebar jangkar-jangkar pengabdian di tengah masyarakat,”ujarnya.
Selain itu, Peminat Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagaman Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2023, Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, menduduki peringkat pertama sebagai kampus Perguran Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang paling diminati di Pulau Sumatera, dan peringkat kelima dari 59 PTKIN seluruh Indonesia.
Rektor UIN IB Padang menyebutkan, sejak 2021 hingga 2023 terdapat penambahan guru besar, di setiap bidang keilmuan.
Diungkapkan, untuk sarana, dan prasarana pendidikan, telah dimanfaatkan, seluruh gedung yang dibangun dengan skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di Kampus III Sungai Bangek dengan sembilan gedung, enam gedung fakultas, satu gedung kuliah terpadu, satu gedung kuliah bersama tempat acara kita langsungkan, dan satu gedung perpustakaan.
“Melalui momentum ini kami berharap, Wali Kota dapat membuka akses trayek angkutan umum dari dan menuju Sungai Bangek. Setiap harinya lebih kurang 13.000 orang mahasiswa berkegiatan di Kampus III ini. Sehingga, dapat menunjang kebutuhan mobilitas mahasiswa, akademik, dan masyarakat sekitar yang terdampak dengan hadirnya kampus UIN IB Padang. Dimana trayek angkutan umum tersebut tentu akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sungai Bagek, Koto Tangah Kota Padang ini,”imbuhnya.
Wali Kota Padang Hendri Septa yang juga hadir dalam acara wisuda UIN IB Padang, menuturkan, pihak Pemerintah Kota (Pemko) Padang, bersama dengan Padang Sejahtera Mandiri (PSM) dan operator telah menambah jalur ke Sungai Bangek. “Insyaallah dalam waktu dekat trans Padang melalui jalur ini,” tuturnya.
Ia berharap agar lulusan UIN IB Padang, berkontribusi dalam pendidikan di kota Padang, karena Pemko Padang dengan UIN IB Padang telah melakukan kerjasama seperti pesantren Ramadan, Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan masih banyak lagi.
Hadir dalam acara wisuda, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd, para Wakil Rektor, Ketua Senat, Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag, dan Anggota Senat. Kepala Biro AUPK H. Muhammad Fuad Nasar, M.Sc. Kepala Biro Kemahasiswaan, dan Kerja sama UIN Imam Bonjol, H. Hendri, S. Ag, M. Pd. Para Dekan selingkup UIN Imam Bonjol, para Dosen, dan orang tua. (***)





