METRO SUMBAR

Masyarakat Adat Diajak Kolaborasi dengan Pemerintah Majukan Daerah

1
×

Masyarakat Adat Diajak Kolaborasi dengan Pemerintah Majukan Daerah

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN— Bupati Solok Selatan Khairunas memberikan sambutan saat pembukaan Bimbingan Teknis Pembinaan Lembaga Adat, di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (24/5).

 

PADANG ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengajak seluruh masyarakat adat untuk berkolaborasi de­ngan pemerintah untuk melompat bersama membawa kabupaten ini menjadi lebih baik. Sebab ma­syarakat adat merupakan bagian dari pemerintah dan memiliki perannya masing-ma­sing da­lam memajukan daerah.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan ka­bupaten ini termasuk bagian penting dalam per­kem­bangan peradaban Mi­nang­kabau dengan wa­risan Minangkabau pramodern, yakni Alam Rantau Duo Baleh Koto dan wa­risan kontemporer di Alam Surambi Sungai Pagu.

“Kita mesti bangga de­ngan dua ciri budaya dimaksud. Tetapi saya akan lebih bangga lagi jika ma­syarakat adat Alam Sarantau Sasurambi ini berko­laborasi untuk ikut melompat bersama Pemerintah Kabupaten Solok Selatan,” kata Khairunas da­lam pem­bukaan Bimbi­ngan Tek­nis Pembinaan Lembaga Adat di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (24/5).

Baca Juga  Pemkab Dorong Peningkatan Ekonomi Kreatif, 51 Pelaku UKM Terima Bantuan Alat Produksi

Untuk bersama memajukan ini, Khairunas me­ngajak masyarakat untuk kembali menerapkan nilai ke-Minangkabau-an secara struktural, masif, dan berkelanjutan.

“Silahkan lestarikan dan kembangkan adaik salingka nagari, pusako salingka kaum. Tetapi da­lam bernegara, ada pemerintah yang berdaulat,” tegasnya.

Adapun Bimbingan Tek­nis ini mengangkat te­ma Pewarisan Harato Pu­sako Tinggi dan Tanah Ulayat di Minangkabau. Tema ini diangkat dengan tujuan untuk mengingatkan kem­bali dan menambah pengetahuan para tokoh adat mengenai persoalan tersebut.

Dengan demikian diharapkan ke depannya a­kan dapat menghindari terjadinya konflik adat sehingga para pemuka adat dan pemerintah bisa be­kerja dengan baik dalam menyelesaikan perma­sa­lahan.

Baca Juga  GOR Pauh Pariaman Terabaikan, Perlu Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Sejalan, Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda menyebutkan peran masyarakat adat dibutuhkan juga oleh DPRD untuk memberikan masukan-ma­sukan demi kemajuan dae­rah.

“Perlu dipahami bahwa masing-masing kita mempunyai tanggungjawab yang sama terkait kemajuan daerah, dengan porsi berbeda. Mudah-mudahan ke depan kita bisa bergandengan ta­ngan untuk kemajuan da­erah. Perbedaan yang ada kita jadikan sebagai kekuatan untuk menjadi lebih baik ke de­pan,” tuturnya.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari tokoh ma­syarakat di tiap kecamatan, perwakilan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Ke­rapatan Adat Nagari (KAN), dan Bundo Kanduang. Pembicaranya bera­sal dari LKAAM Suma­tera Ba­rat, Pengadilan Ne­geri Solok, Kejaksaan Negeri Solok Selatan, dan LKA­AM Solok Selatan. (ped/rel)