METRO PADANG

Siapkan Generasi Muda Berakhlak, Ratusan Pelajar SD, SMP Ikuti Sumarak Juz 30

0
×

Siapkan Generasi Muda Berakhlak, Ratusan Pelajar SD, SMP Ikuti Sumarak Juz 30

Sebarkan artikel ini
SUMARAK JUZ 30— Wali Kota Padang Hendri Septa membuka kegiatan program Sumarak Juz 30 yang diikuti pelajar SD dan SMP di Kota Padang, di Gedung Youth Center, Senin (22/5).

 

AZIZ CHAN, METRO–Untuk menyiapkan generasi emas dan berakhlak, Pemko Padang melaksanakan program Sumarak Juz 30 yang diikuti pelajar SD dan SMP di Kota Padang bertempat di Youth Center, Senin (22/5).

Wali Kota Padang Hendri Septa menyebutkan program ini juga bertujuan untuk menyemarakkan ta­biat atau kebiasaan generasi muda dalam menghafal Al-Quran. Pendidikan formal menurutnya, merupakan salah satu wadah yang mampu membantu mengaplikasikan kebiasa­an ini sedari kecil.

“Insya Allah ini akan menjadi kebiasaan bagi anak-anak generasi pene­rus bangsa. Semoga kegiatan ini tidak sekadar men­cari nilai, tapi betul-betul untuk menghafal dan menerapkan nilai-nilainya. Minimal juz 30 menjadi bacaan anak saat salat,” katanya di hadapan ratusan guru dan kepala sekolah yang hadir.

Kegiatan yang dilaksanakan sejalan dengan Hari Kebangkitan Nasional itu, mengingatkan kem­bali proses para pejuang 115 tahun yang lalu dalam memperjuangkan hak bang­sa. Hendri menuturkan perjuangan para pahlawan dengan usaha dan doa hingga bangsa Indonesia merdeka.

“Tentu dengan harapan leluhur ini, yang perlu kita siapkan adalah generasi soleh dan soleha penghafal Al-Quran. Kita persiapkan dari sekarang. Harapan kita, sebanyak lebih kurang 125.000 siswa SD dan SMP di Kota Padang mampu mengaplikasikan menghafal Al-Quran,” ucap­­nya.

Sebelumnya, program tahfizh Al-Quran pihaknya juga telah mewisuda sebanyak 1.063 siswa siswi SD dan SMP Kota penghafal Al-Quran juz 30. Wisuda tersebut katanya akan te­tap menjadi agenda ta­hunan pendidikan Kota Padang. Sebab, dengan adanya agenda itu akan memantik semangat siswa dalam menghafal Al-Quran.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova menyampaikan agenda itu diikuti oleh sebanyak 274 SD negeri maupun swasta dan sebanyak 33 SMP yang ada di Kota Padang.

“Setiap sekolah mengirim perwakilan 5 peserta dalam agenda ini. Mari kita bimbing anak-anak dalam menghafal Al-Quran agar terhindar dari hal negatif di masa depan,” sebutnya.

Dapat Hadiah Sepeda

Di sisi lain, salah seorang siswa SD Islam Khaira Ummah Koto Tangah Pa­dang bernama Muhammad Abdul Latif mendapat berkah yang tidak ia sangka. Berkat kegigihan dan keuletannya, ia yang  baru berusia 10 tahun itu sudah berhasil hafal Al-Quran 30 juzz.

Sebelum membuka rang­kaian acara secara resmi, Wali Kota Padang sempat bertanya kepada hadirin terkait jumlah hafalan paling banyak dari peserta yang hadir.

Kepala SD Islam Khai­ra Ummah, Ernawati mengantar Abdul ke arah Wali Kota Padang Hendri Septa. Ia kemudian bercengkerama dengan Hendri Septa terkait asal sekolah dan hafalannya.

Tak tanggung-tang­gung,­ Hendri Septa sempat menguji hafalan Abdul de­ngan salah satu surat yang dikatakannya menjadi surat favoritnya, yaitu surat Yasin.

Hendri Septa mulai mem­bacakan potongan ayat terakhir surat Yasin, tanpa berpikir lama Abdul langsung menyambung ayat tersebut dengan lancar. “Kalau usia 10 tahun bisa menghafal Al-quran 30 juzz tanpa terbata-bata saat diuji, saya beri hadiah satu sepeda untuk Abdul,” katanya.

Tidak hanya itu, Abdul juga diberi hadiah oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova uang saku untuk Abdul.

Kepala SD Khaira Ummah menyampaikan bahwa sekolah yang dipimpinnya itu sebelumnya juga mempunyai program meng­hafal Al-quran. Salah satunya program TAUD (Tahfiz anak usia dini), yaitu pembinaan menghafal Al-quran sedari usia 4 tahun.

“Selain itu, kita juga mewajibkan siswa SD  untuk hafal 2 juzz yaitu dari juzz 28-30. Kita menggu­nakan metode tabarak, yaitu bagi siswa yang mem­­punyai minat mengha­fal hingga 30 juzz maka kelas hafalan akan ditambah pagi dan sore,” tuturnya.

Sebagai pimpinan seko­lah, ia menilai program menghafal juzz 30 yang digaungkan Pemerintah Kota Padang sangat bermanfaat. Keharusan menghafal juzz 30 itu katanya, akan memicu siswa dalam mem­bacakan hafalan da­lam salat.

Selain Abdul, beberapa siswa di sekolahnya juga berhasil menghafal Al-quran hingga 29 juzz. Diantaranya Afiq Rizfan Anu­grah yang baru duduk di bangku kelas 2 sudah meng­hafal 30 juzz Al-quran, dan Aurelio Harrizta Ikhwan siswa kelas 5 berhasil menghafal 29 juzz Al-quran. (cr2)