AGAM/BUKITTINGGI

Bukittinggi Komitmen Wujudkan Target Presiden Satu Juta Wirausaha di 2024

0
×

Bukittinggi Komitmen Wujudkan Target Presiden Satu Juta Wirausaha di 2024

Sebarkan artikel ini
WALI KOTA— Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menegaskan komitmen pemerintah daerah setempat untuk mewujudkan satu juta wirausaha baru di Indonesia sesuai target pemerintah pusat dalam arahan Peraturan Presiden Joko Widodo.

 

BUKITTINGGI, METRO–Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menegaskan komitmen pemerintah da­erah setempat untuk me­wujudkan satu juta wi­rausaha baru di Indonesia sesuai target pemerintah pusat dalam arahan Peraturan Presiden Joko Wi­dodo.

“Sebagaimana ama­nat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengemba­ngan Kewirausahaan Nasional Tahun 2021-2024, Bukittinggi siap melakukan langkah konkrit mewujudkannya,” kata Erman Safar di Bukittinggi, Minggu (21/5).

Ia menjelaskan, selama 2022, pertumbuhan investasi, usaha dan serapan tenaga kerja sektor usaha tumbuh sebesar 300 persen yang didominasi oleh pelaku wirausaha kecil dan menengah. “Se­rapan tenaga kerja sektor UMKM di 2022 naik 300 persen menjadi 13.423 jiwa dari 4.300 usaha dengan total investasi Rp 1,03 triliun, jauh melampaui angka 962 usaha dengan 4.231 jiwa dan investasi Rp 286 miliar pada 2021,” kata Erman.

Ia mengatakan de­ngan latar belakang diri­nya yang juga seorang pengusaha, program pe­nguatan dan dorongan melahirkan wirausaha muda sudah dilakukan sejak awal memimpin Bukittinggi di 2021.

“Bahkan kami masukkan ke misi pertama yaitu Hebat di Sektor Ekonomi Kerakyatan, bagaimana kewirausahaan UMKM bisa lahir dan bertahan, bagaimana mereka ditopang dengan perhatian besar baik melalui pemodalan dan pembinaan yang terencana,” kata dia.

Ia mengatakan Pem­kot Bukittinggi telah me­lakukan beberapa kegiatan strategis dan penting dalam upaya pemberda­yaan pemuda serta me­numbuhkembangkan UM­KM di Kota Bukittinggi yang sejalan dengan RP­JMD 2021-2026.

Wako Erman Safar ju­ga tidak berhenti menyemangati para pegiat eko­nomi mandiri itu untuk menggeluti dunia wirausaha dan menjalankan peran sebagai penggerak UMKM di Kota Bukittinggi.

“Kendala dan tanta­ngan merupakan hal yang lazim dalam dunia wira­usaha, kesuksesan tidak muncul secara instan, rugi di tahun pertama dalam menjalankan usaha a­da­lah sesuatu yang biasa,” ujar Erman.

Menurutnya, generasi milenial merupakan harapan masyarakat untuk dapat memberikan jalan keluar terhadap kelesuan perekonomian khususnya akibat dampak pandemi COVID-19 lalu.

“Generasi muda sebagai ekonom muda memiliki jiwa entrepreneur dan kreativitas serta i­novasi dalam bidang eko­nomi, sehingga pada gilirannya dapat menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri dan orang lain di lingkungannya,” kata Wako.

Erman menjelaskan, dunia wirausaha membutuhkan praktik kerja keras dan tidak menafikan fungsi social oriented dalam menjalaninya, menurutnya kerja keras yang di­barengi dengan keyakinan kuat serta keberanian untuk mengambil risiko dalam mewujudkan ide dan inovasi akan mampu menghasilkan dampak nyata bagi dunia.

Sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, target satu juta wirausaha di 2024 dapat tercapai melalui ko­laborasi antara pemerintah pusat dan daerah yakni pusat memiliki tanggung jawab untuk mencetak 600 ribu wirausaha baru, sedangkan 400 ribu sisanya menjadi tugas bagi daerah.

“Hingga akhir 2022, kami sudah mencetak 392.847 wirausaha baru lewat berbagai strategi yang dirancang oleh KemenKopUKM, mulai dari program inkubasi usaha, digitalisasi KUMKM, konsultasi bisnis dan pendampingan, kegiatan pe­ngembangan kewirausahaan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), hingga pendataan leng­kap di masing-masing da­erah,” kata Teten. (pry)