TAN MALAKA, METRO–Puluhan pelajar dari ber¬bagai sekolah di Kota Padang terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Jumat (12/5) siang. Mereka terjaring razia di tengah proses belajar menga¬jar (PBM) berlang¬sung.
Sebanyak 54 pelajar itu kedapatan bermain di Game Stasion yang berada di kawa¬san Nanggalo. Kemudian, tem¬pat bermain biliar di salah satu pusat kegiatan olah¬raga kawasan Gunung Pa¬ngi¬lun, Keca¬matan Pa¬dang Utara, Kota Padang.
“Jumlah keseluruhan yang kami amankan 54 orang,” kata Kepala Satpol PP Kota Padang, Mursalim.
Usai diamankan, para pelajar itu dibawa Ke Kantor Satpol PP Kota Padang untuk diproses dan pembinaan lebih lanjut.
Selain itu pihak orang tua serta pihak sekolah mereka juga turut dipanggil oleh Satpol PP Kota Padang. Pengawasan kepada pelajar yang keluyuran di jam sekolah terus dilakukan oleh Satpol PP.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepada tindakan tawuran yang bisa saja terjadi. “Kami lakukan pengawasan untuk antisipasi tawuran yang kerap terjadi,” katanya.
Mursalim mengimbau kepada para orangtua agar lebih intens mengawasi anak-anaknya sehingga tidak keluyuran di jam sekolah. Begitu juga dengan pihak sekolah agar siswanya tidak bolos dan berada di tempat hiburan saat proses belajar mengajar berlangsung.
“Kami minta peran orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan dan tingkah laku anak-anaknya,” imbuhnya. (cr2)






