BERITA UTAMA

Bengkel Tua Roboh, 3 Mobil Tertimpa di Kabupaten Tanah Datar

0
×

Bengkel Tua Roboh, 3 Mobil Tertimpa di Kabupaten Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
BENGKEL ROBOH— Kondisi salah satu mobil yang tertimpa bangunan bengkel yang roboh.

TANAHDATAR, METRO–Tiga unit mobil ringsek tertimpa bangu­nan bengkel yang roboh akibat diterjang angin kencang di Kampung Teleng, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Senin (6/2).  Diduga, bangunan kayu yang sudah berumur puluhan tahun roboh gegara lapuk dimakan usia.

Tiga mobil yang ringsek yaitu Honda CRV BA 1205 E milik Patrizal (55) pengusaha foto copy, sedan Hyundai BA1810 CMH milik Doni Albes (47)  peda­gang, dan mobil Hijet BA 1951 A milik Medi pedagang go­rengan. Ketiga mobil ter­sebut diparkir masing-ma­sing pemilik mobil di dekat bangunan tersebut.

“Bangun yang roboh ini merupakan bengkel mobil. Bangunannya terbuat dari kayu dan sudah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu,” kata Nova (55), saksi mata yang berada dekat tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga  Komplotan Penjahat Asal Medan Larikan 3 Ton Beras, Pelaku Sewa Toko Biar Meyakinkan, Korban Dibawa ke ATM malah Diturunkan di Pinggir Jalan

Nova menambahkan, kejadian itu tidak ada me­nimbulkan korban jiwa. Pasalnya, pekerja bengkel sedang pergi keluar. “Saat kejadian angin bertiup agak kencang. Selain gara-gara angin, memang ba­ngu­nanya yang sudah tidak kuat lagi,” ujarnya.

Salah seorang sopir travel yang bernama Win (60) menceritakan, saat peristiwa kejadian dirinya sedang berada dalam WC. Sebelum bengkel tersebut roboh, Ia mendengar bu­nyi berdetak cukup keras.

“Saya bergegas keluar dari WC bangunan bengkel tersebut dan langsung ro­boh. Saya lari ke belakang. Seandainya saya lari ke arah depan mungkin saya tertimpa,” katanya.

Baca Juga  Pembawa 24 Ribu Ekstasi Dituntut Penjara Seumur Hidup

Tak berapa lama, petu­gas pemadam kebakaran datang ke lokasi untuk mengevakuasi tiga unit mobil yang ter­timpa ba­ngunan terse­but. Petugas tampak beru­paya mela­kukan evakuasi dengan hati-hati untuk menghin­dari keseluruhan bangu­nan roboh.

“Kita sedang mencari cara yang tepat untuk me­ngevakuasi mobil yang terhimpit, agar supaya bangunan ini tidak semakin roboh,” kata salah seorang petugas damkar yang tak mau namanya disebut.

Sementara  ketiga pe­milik mobil yang berdiri di depan bengkel terlihat pas­rah atas kejadian ini. “kami hanya bisa pasrah, ini musibah buat kami,” kata Patrizal.

Di lokasi kejadian juga terlihat beberapa orang petugas kepolisian yang mengamankan lokasi. (ant)