PADANG, METRO–Warga maupun pedagang yang berada di kawasan Pasar Raya Padang digegerken dengan penemuan mayat dalam kondisi sudah membusuk di Gedung Hijau Blok I, Lantai 3, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Rabu (1/2) sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat ditemukan, mayat tanpa identitas itu sudah mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Bahkan, kepala dengan tubuhnya terlepas dan beberapa beberapa bagian tubuhnya sudah tinggal tulang. Kuat dugaan, mayat itu sudah berada di sana sejak beberapa hari belakangan.
Wajah mayat juga tidak bisa lagi dikenali. Hanya saja, dipastikan jenis kelaminnya laki-laki. Saking menyengatnya bau dari mayat itu, masyarakat yang melihat evakuasi dari pihak Kepolisian tersebut ada juga yang mual bahkan ada juga yang sampai muntah.
Kapolsek sektor Padang barat, AKP Gusdi menjelaskan, mayat itu pertama kali ditemukan oleh tiga orang pemuda bernama Adit, Putra dan Farhan naik ke Pasar Raya lantai 3 Gedung Hijau untuk duduk-duduk. Sesampai di lantai 3, Adit kemudian masuk ke lorong ruangan dan hendak menarik karpet.
“Saat saksi atas nama Adit menarik karpet yang tergulung di atas lorong, ternyata di dalam karpet ada sesosok mayat, Sontak, kemunculan sesosok mayat dari dalam karpet yang tergulung itu, lantas membuat ketiga saksi langsung ketakutan dan lari untuk memberitahukan hal itu kepada masyarakat lainnya,” ujar AKP Gusdi kepada wartawan,
Dijelaskannya, setelah menerima laporan dan sampai di lokasi, mayat ditemukan dalam keadaan telungkup dan telah membusuk berada di atas lantai. Menurutnya, mayat tersebut yang diduga berjenis kelamin laki-laki itu dalam kondisi yang tidak utuh. Sehingga kuat dugaan korban sudah lama meninggal.
“Kami belum bisa memastikan identitas si mayat karena dagingnya sudah mulai habis, dan wajah sudah tidak bisa dikenali. Pada saat kita temukan kondisinya, daging sudah pada habis semua kepala sudah mulai lepas. Untuk diperkirakan meninggalnya sudah lama,” ujarnya.
AKP Gusdi mengungkapkan, di lokasi pihaknya bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Padang melakukan olah TKP dan selanjutnya mengevakuasi mayat ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum.
“Kami belum bisa memastikan penyebab mayat itu tewas, karena masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit.Kami imbau, jika ada warga Kota Padang yang kehilangan dan tidak pulang ke rumah silakan di cek ke rumah sakit,” tutupnya. (cr2)






