METRO SUMBAR

Wawako Asrul: Festival MenTARI Wadah Mengeksplorasi Gagasan Koreografer Muda

0
×

Wawako Asrul: Festival MenTARI Wadah Mengeksplorasi Gagasan Koreografer Muda

Sebarkan artikel ini
FESTIVAL MENTARI—Wakil Wali Kota, Drs. Asrul saat menghadiri Festival MenTARI II yang dihelat Komunitas Serikat Koreografer Cahaya Indonesia.

PDG.PANJANG, METRO–Wakil Wali Kota, Drs. Asrul mengungkapkan Fes­tival MenTARI II yang dihelat Komunitas Serikat Koreografer Cahaya Indonesia (Sekoci) merupakan wadah untuk mengeksplorasi gagasan koreografer muda yang ada di Suma­tera Barat. Wawako Asrul menilai niat baik dari Sekoci untuk menggelar event MenTARI yang kedua ini sangat bagus. Secara tidak langsung Sekoci telah men­dorong tumbuh kem­bang ekosistem penciptaan karya seni tari khususnya di Sumbar.

“Hal ini juga membuka ruang dan wadah bagi seniman tari muda (koreo­grafer) untuk berkreasi. Sehingga ke depan, proses regenerasi penari Sumbar akan terus berjalan dan berkiprah di kancah nasional dan internasio­nal,” ungkap Asrul saat membuka kegiatan Festival MenTARI II di Gedung Pertunjukan Gedung Hoeridjah Adam, Minggu  (16/10) malam.

Asrul menyebutkan, kolaborasi antara Pemko Padang Panjang dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang akan terus ditingkatkan. Begitu pun dengan orang-orang yang memiliki kapasitas dan keilmuan di dalamnya.

Baca Juga  Tiga Nama Akan Diprediksi, Siap Ramaikan Bursa Calon Bupati Pessel 2024

Asrul meyakini kolaborasi dan sinergi yang baik akan mampu membuat kota ini lebih dikenal sebagai kota yang humanis dan berbudaya dengan berbagai pertunjukan atrak­si budaya tradisional dan kontemporer yang ber­kualitas.

“Kami berharap Festival MenTARI ini akan menjadi agenda event seni tahunan di Padang Panjang dengan kualitas yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kepada panitia kami ucapkan selamat untuk pelaksanaan acaranya, sehingga apa yang dicita-ci­takan dapat tercapai,” ha­rapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. Susasrita Lora Vianti, M.Sn menyebut, tahun lalu Sekoci juga telah menggelar program Festival MenTA­RI pertama yang berlangsung di UNP Padang.

Kegiatan ini katanya, digelar untuk memunculkan regenerasi serta me­ngembangkan ekosistem penciptaan karya tari, dan membuka wadah atau ruang bagi seniman tari mu­da di Sumbar. “Alhamdulillah untuk tahun ini kita dapat melaksanakannya di ISI dengan menampilkan 10 koreografer muda Sumbar yang mengangkat te­ma ‘Setelah Kata’. Kegiatan ini akan berlangsung 16-17 Oktober,” ucapnya.

Baca Juga  Ciptakan Usahawan Baru, Pemkab Tanah Datar Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

Susasrita berharap, fes­tival ini dapat menjadi wadah bagi generasi mu­da/pegiat seni Sumbar untuk menjalin kerja sama dan silaturahmi. “Kegiatan ini Insyaa Allah akan terus berkesinambungan setiap tahunnya. Sehingga menghasilkan nama-nama koreografer muda yang mun­cul dan konsisten untuk berkarya, baik di ajang nasional maupun internasional,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor ISI, Prof. Dr. H. Novesar Jamarun, Kepala UPTD Taman Budaya, Supriadi, S.E, M.Si, Penggagas Festival MenTARI, Hartati yang juga merupakan koreografer nasional asal Sumbar, serta perwakilan Djarum Foundation, Billy dan Putra Pamungkas yang turut men-support kegiatan ini. (rmd)