METRO PESISIR

Genius Umar: Selamat Wisuda pada Santri Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat

0
×

Genius Umar: Selamat Wisuda pada Santri Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pariaman Genius Umar menghadiri wisuda Tahfidzul Qur’an Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat angkatan pertama yang bertempat di Aula Balaikota Pariaman, kemarin.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota Pariaman Genius Umar menghadiri wisuda Tahfidzul Qur’an Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat angkatan pertama yang bertempat di Aula Balaikota Pariaman, kemarin.

Walikota Pariaman Genius Umar mengapresiasi kegaiatan ini dan mengucapkan selamat serta tahbiah kepada santri Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat yang baru saja melaksanakan wisuda.

“Wisuda para tahfidz qur’an ini, memiliki peran penting dalam upaya menumbuh kembangkan minat baca Al Quran dikalangan masyarakat, sehingga program pemerintah untuk membumikan Al Quran dapat terwujud. Melalui wisuda Hafidz dan Hafidzah tahfidz Juz 29, 30, 1 dan 2 ini, patut untuk kita syukuri karena nantinya di Kota Pariaman akan muncul ahli-ahli Qur’an dan penghapal Al-Qur’an yang akan memak­murkan agama setiap pelosok yang ada dalam wila­yah Kota Pariaman,” kata Walikota Pariaman Genius Umar, kemarin.

Untuk menjadi Hafidz dan Hafidzah tidak akan terjadi secara instan dan cepat. Butuh pengenalan, pembiasaan dan keteladanan serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran senidiri, sehingga benar – benar menjadi generasi yang mampu menjiwai dan mengamalkan Al Qur’an sebagai Kitab Allah yang sempurna.

“Kita juga memberikan apresiasi kepada para pemilik Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat Harpen Agus Bulyandi, Ketua Yayasan, para guru, ustadz dan ustadzah Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat ini yang secara serius dan konsisten dalam membina para santri tahfidz atau penghafal al quran. Kita menilai, keberadaan Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat ini merupakan bentuk pendidikan nilai-nilai Al Quran dalam membina kepribadian seorang muslim sejak usia dini,” ujarnya.

 “Kegiatan wisuda yang dilaksanakan hendaknya bukanlah akhir dari sebuah proses pembelajaran dan pendalaman Al Quran, akan tetapi kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk mentran­s­fer­kan nilai – nilai luhur Al Quran kepada keluarga dan sahabat disekitar kita,” harapnya.

Sementara itu Pembina sekaligus pemilik Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat Harpen Agus Bulyandi mengatakan bahwa ini merupakan wisuda angkatan pertama santri Istana Tahfidz Fastabiqul Khairat.

“Ada 36 santri yang hari ini melakukan wisuda pada angkatan pertama. Mereka antara lain Tahfidz Juz 29, 30, 1 dan 2. Para santri selama ini dibekali agar mampu menghafal Al Quran secara gratis, mulai dari penjemputan para santri kerumah sampai makan, minum, sarana dan prasarana selama belajar,” ungkapnya.

“Kepada para santri yang diwisuda, hendaknya ti­dak cepat berpuas diri, tetap selalu mengamalkan ilmu dan hafalannya, dan terus selalu membaca Al Qur’an di kehidupan sehari-hari. Yang terpenting ada­lah tumbuhnya kesadaran  dan  semangat  untuk mem­pelajari  kandungan AL-Qur’an, karena hakekat dari itu semua adalah bagaimana kita mampu mem­bangkitkan kembali Generasi Qur’ani di Kota Pa­riaman yang kita cintai ini,” tandasnya meng­akhiri.(efa)