METRO PADANG

Andre Rosiade Minta Zulfan Lindan Dicopot dari Komisaris BUMN

0
×

Andre Rosiade Minta Zulfan Lindan Dicopot dari Komisaris BUMN

Sebarkan artikel ini
Andre Rosiade Anggota DPR RI asal Sumbar
Andre Rosiade, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra.

PADANG, METRO–Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra Andre Rosiade menanggapi surat penonaktifan politikus NasDem, Zulfan Lindan, dari kepengurusan parpol. Andre meminta Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Zulfan dari jabatan wakil komisaris utama di BUMN yakni Jasa Marga.

“Kami meminta kepada menteri BUMN untuk segera mencopot Saudara Zulfan Lindan yang terus menimbulkan kegaduhan politik padahal dia komisaris BUMN,” kata Andre kepada wartawan, Kamis (13/10).

Andre menyebut Zulfan telah me­nimbulkan ‘kegaduhan politik’ sejak beberapa bulan belakangan. Usulan Zulfan dicopot dari jabatan komisaris BUMN itu dia sampaikan sebagai mitra BUMN di Komisi VI DPR.

“Karena bikin kega­du­han sejak udah beberapa bulan ini. Sibuk berpolitik praktis. Bahkan sebagai wakil komisaris BUMN Jasa Marga, beliau malah me­nyumbang kegaduhan. Da­ripada bikin gaduh, meng­ganggu lingkungan kerja di BUMN, sebagai anggota Komisi VI saya meminta Pak Menteri BUMN, Erick Thohir, mencopot segera Zulfan Lindan ini,” lan­jutnya.

Baca Juga  Tugas Berat Menanti, Wako Padang Angkat Arfian sebagai Kepala Inspektorat

Zulfan Lindan menang­gapi munculnya desakan agar dirinya segera dicopot dari kursi komisaris di BUMN lantaran dianggap sibuk berpolitik praktis. Desakan ini muncul seiring keputusan NasDem yang menonaktifkan Zulfan dari kepengurusan.

Zulfan menegaskan tak tersandera dengan jaba­tannnya di dewan komisa­ris BUMN. Diketahui, Zul­fan menjabat sebagai wakil komisaris utama Jasa Mar­ga. “Kalau mereka mung­kin sangat bergantung ke­pada jabatan-jabatan itu. Kalau saya nggak ada uru­san dengan jabatan itu. Saya tidak tersandera de­ngan jabatan itu,” kata Zulfan Lindan.

Diketahui, surat penon­aktifan Zulfan Lindan dite­ken hari ini, Kamis (13/10) dengan nomor 228-SI/DPP-NasDem/X/2022. Ketera­ngan dalam surat itu yakni peringatan keras untuk Zulfan Lindan.

Baca Juga  Jika PSBB Diterapkan, Masuk Padang Cuma yang Ber-KTP Padang

Dalam surat yang di­tan­datangani langsung Sur­ya Paloh dan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate, keputusan me­nonaktifkan Zulfan Lin­dan karena pernyataan yang tidak produktif bahkan cenderung menurunkan citra Partai NasDem.

“Menonaktifkan Saudara Zulfan Lindan dari Kepengurusan DPP Partai NasDem,” demikian peti­kan surat Partai NasDem.

Zulfan Lindan dilarang memberikan pernyataan di media massa atas nama fungsionaris Partai Nas­Dem. “Dilarang membe­rikan atau membuat per­nyataan di media massa dan media sosial atas na­ma fungsionaris Partai NasDem sampai waktu yang dite­tapkan,” bunyi surat itu.

Zulfan Lindan memang menjadi sorotan belaka­ngan setelah pernyataan Anies Baswedan sebagai antitesis Presiden Jokowi. Anies adalah calon pre­siden dari Partai NasDem. Meski demikian, Zulfan Lindan dalam sebuah ke­sempatan pernah me­nye­but dirinya tidak aktif sebagai pengurus di DPP NasDem. (*)