PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur menyatakan pelaksanaan Sabermas Baru hendaknya dilakukan seluruh nagari yang ada di Kabupaten Padangpariaman, karena menjadi nagari ODF, tentu ini semua membutuhkan dukungan dari semua pihak. “Sekarang kita juga melaunching aplikasi Komprehensif Online Intervensi Malnutrisi Anak ( KORMA ) yang bertujuan untuk mencegah terjadinya stunting dengan cara memantau dan mengatasi stunting secara cepat,” kata Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin. Katanya, dia meminta semua pihak agar pelaksanaan stunting pada tahun tahun selajutnya terus berkurang. “Kalau bisa stunting nol parsen,” katanya.
Sementara Gubernur Sumatera Barat H Mahyeldi juga mengapresiasi Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, Kepala Dinas Kesehatan dan jajaran karena membuktikan komitmenya dan telah mendeklarasikan Nagari ODF juga melaunching Aplikasi KORMA, serta angka kematian ibu yang terendah di Sumatera Barat.
Pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan sertifikat 18 Nagari ODF, bantuan bibit ikan dari Dinas Perikanan, bantuan bibit tanaman dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, bantuan BPJS, bantuan jamban sehat dan rumah tidak layak huni dari Baznas, dan bantuan Alquran dari Kankemenag Kabupaten Padangpariaman.
Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Padangpariaman dr.H. Aspinuddin menyampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Padangpariaman akan terus berupaya dalam meningkatkan pembangunan kesehatan diantaranya melakukan pelayanan kesehatan kunjungan rumah.
Dan juga katanay, Dinas Kesehatan Padangpariaman telah melahirkan berbagai inovasi yang menunjang dalam peningkatan pelayanan kesehatan. menurut data dari PIS-PK nagari Gasan Gadang sudah mencapai target untuk 12 indikator PIS-PK tersebut.
“Kita juga akan terus berupaya untuk mewujudkan Padangpariaman Sehat maka setiap Puskesmas diharapkab untuk menjadikan 1 Nagari Open Defication Free ( ODF ),” tambahya mengakhiri.(efa)





