PARIWARA

Gubernur Sumbar Buka TMMD ke-115 di Padangpariaman, Tingkatkan Akselerasi Pembangunan di Daerah

0
×

Gubernur Sumbar Buka TMMD ke-115 di Padangpariaman, Tingkatkan Akselerasi Pembangunan di Daerah

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah disaksikan Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur, Wakil Bupati, Rahmang dan Dandim 0308 Pariaman, Wahyu Hidayat memukul gong menandai dibukanya TMMD ke-115.

PDG.PARIAMAN, METRO–Kegiatan TNI Manungal Membangun Desa (TM­MD) ke-115 tahun 2022 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dilaksanakan di Nagari Anduriang dan Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2×11 Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman.

TMMD dibuka langsung Gubernur Sumbar, Mahyeli Ansharullah yang ditandai dengan pemukulan gong, Selasa (11/10) di Lapangan INS Kayu Ta­nam, Kabupaten Padangpariaman. Sebelum dibuka juga digelar upacara dengan Mahyeldi bertindak sebagai Inspektur Upacara,

TMMD yang mengu­sung tema “Dedikasi Terbaik Membangun NKRI”, dimulai 11 Oktober sampai 9 November 2022. Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi dedikasi TNI menjaga kesatuan dan kesatuan NKRI dan ikut berkontribusi melaksanakan pem­bangunan di tingkat desa.

Menurut Mahyeldi, TMMD ke-115 bertujuan memantapkan hubungan TNI, Polri dan rakyat. Semuanya menyatu dan kompak menjadi bagian tidak terpisahkan dalam membangun kesejahteraan dan mempersempit kesenjangan.

Dengan TMMD, pekerjaan berat menjadi ringan karena dilaksanakan bersama bergotong royong. Melalui TMMD, ma­sya­rakat dan TNI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, Polri, stakeholder, pemuda desa hingga organisasi kemasyarakatan, turun tangan membangun desa.

“Melalui TMMD juga ditanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan NKRI dan ideologi Pancasila serta meminimalisir pemahaman radikal dan se­paratif lainnya. Apalagi Presiden Jokowi sering mengatakan dunia sedang dalam kondisi sulit. Oleh sebab itu untuk meng­hadapi itu semua, jawabannya kompak dan bersatu,” ajak Mahyeldi.

TMMD tambah Mahyeldi, juga upaya meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dan taraf hidup masyarakat yang lebih baik dan mandiri. “TMMD juga untuk memberdayakan masyarakat desa dan nagari dengan membangun atau merehabilitasi sarana prasarana wilayah dan fasilitas secara langsung,” terangnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sumbar, Amasrul didampingi Kabid SDA dan TTG Dinas PMD Provinsi Sumbar, Vera Irawati mengungkapkan, sasaran pokok dari TMMD ini meliputi fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik terdiri dari pembukaan badan jalan sepanjang 2,5 kilometer, pemasangan batu mortar sepanjang 200 me­ter, pemasangan gorong-gorong sepanjang 100 meter di lima titik.

Selain itu juga ada bantuan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) untuk 5 unit RTLH. Jumlah bantuan rehab RTLH ini sebesar Rp125 juta dari Baznas Sumbar dan satu unit rehab RTLH bantuan dari Baznas Kabupaten Pa­dang­pariaman sebesar Rp25 juta. Juga ada program fisik lainnya berupa pembangunan mushala.

Kegiatan non fisik terdiri dari penyuluhan bela negara, sosialisasi pela­yanan kesehatan, pertanian, pendidikan, hukum dan kamtibmas. Juga ada penyuluhan keagamaan, KB, stunting, dan posyan­du, penyuluhan perikanan, lingkungan hidup dan kehutanan, serta sosia­lisasi kegiatan pelayanan publik dan kependudukan.

Komandan Kodim 0308 Pariaman Wahyu Hidayat selaku Dansatgas TMMD ke-115 mengungkapkan, tujuan TMMD ini membantu Pemkab Padangpariaman mewujudkan percepatan pembangunan daerah dan juga kema­nunggalan TNI dengan rakyat secara serasi dan terpadu.

Pada TMMD ke-115 ini, jumlah personel yang terlibat sebanyak 200 personil. Terdiri dari 40 personel penyelenggara/tim asistensi,  110 personel SSK, dan 50 personel pendukung.

Pembukaan TMMD dihadiri Bupati Padangpariaman Suhatri Bur beserta jajarannya, Baznas Provinsi Sumbar, Baznas Kabupaten Padang­paria­man, BUMN, BUMD, For­kopimda, Tuanku, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, dan tokoh nagari.

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan, Pemkab Padangpariaman mempersiapkan TMMD ke-115 ini secara matang.  Sebab, TM­MD dilaksanakan selama satu bulan di dua nagari yaitu, Nagari Anduriang dan Kayu Tanam.

“Semua persiapan ini kita lakukan agar TMMD ini lancar sesuai kebutuhan masyarakat. Kita me­libatkan kerjasama dan kontribusi maksimal dari perangkat daerah, kecamatan maupun pihak nagari selama satu bulan ini,” ujarnya.

Suhatri juga telah meminta seluruh OPD untuk memeriahkan TMMD ini dengan berpartisipasi meng­­hadirkan bazar di lokasi TMMD. Berbagai pelayanan juga dibuka selama TMMD berlangsung. (**)