METRO PADANG

Seluruh OPD harus Terus Lahirkan Inovasi, 2022, Pemko Padang Kirim 63 Inovasi ke Kemendagri

0
×

Seluruh OPD harus Terus Lahirkan Inovasi, 2022, Pemko Padang Kirim 63 Inovasi ke Kemendagri

Sebarkan artikel ini
hendri septa.

A.YANI, METRO–Wali Kota Padang Hendri Septa melecut semangat jajaran kerjanya. Dirinya menginginkan seluruh OPD mampu melahirkan inovasi baru.

“Kita ingin seluruh OPD meraih capaian terbaiknya. Tentunya seluruh OPD kita minta inovasi terbarunya, karena inovasi itu sejalan dengan pemikiran saya,” kata Hendri Septa, kemarin.

Hendri Septa menyebut bahwa dirinya merupakan orang yang menyukai hal baru. Memiliki sifat bertumbuh terus. “Saya inginnya di Padang ini selalu ada kegiatan berskala besar setiap bulannya. Karena itu carilah inovasi baru,” ajak Hendri Septa di depan jajaran kerjanya saat rapat di Balaikota.

Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa memberikan apresiasi dan menyambut baik telah diadakannya Lomba Inovasi Kota Padang, ka­rena dapat memacu setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemko Padang untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kinerja.

“Selamat bagi OPD yang menerima reward dalam Lomba Inovasi Ko­ta Padang Tahun 2022 ini. Bagi OPD yang belum menerimanya mari kita ting­katkan kinerja. Banyak hal yang memerlukan inovasi maka kita lakukanlah itu,” ujar Wako saat rapat itu dan memberikan penghargaan kepada OPD.

Seperti diketahui, da­lam Top 6 Lomba Inovasi Kota Padang tahun ini, untuk Terbaik  I berhasil di­raih Dinas Kesehatan Kota Padang melalui Puskesmas Sebe­rang Padang yang melahirkan inovasi OLYMPUS (Optimalisasi Sistem Informasi Layanan HIV/AIDS Melalui Website Puskesmas).

Sementara untuk Terbaik  II yaitu inovasi Si Rancak (Sistem Informasi Terpadu Pencatatan Administrasi Kependudukan) persembahan Disdukcapil Ko­ta Padang. Inovasi ini diketahui sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat dalam penyediaan informasi terkait pengurusan dokumen kependudukan dan pencatatan sipil.

Selanjutnya Terbaik III adalah inovasi Simetris (Sistem Informasi Monitoring Evaluasi Terintegrasi dan Dinamis) oleh Bappeda Kota Padang. Kemudian juga ada inovasi Elektronifikasi Pembayaran (e-Payment) Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi (RPMT) Kota Pa­dang oleh Diskominfo Kota Padang, inovasi Do Do Rin (Door to Door Perizinan) milik DPMPTSP dan inovasi Ketapel Dewa (Paket Pelayanan Adminduk Keliling Dengan WA) dari Disdukcapil Kota Padang.

Sementara itu Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza mengatakan, Lomba Inovasi Daerah Kota Padang dilakukan untuk meningkatkan motivasi perangkat daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien dan memiliki dampak atau manfaat yang baik untuk masyarakat. (rel)

“Tahun 2022 total inovasi yang dilaporkan ke Kemendagri melalui aplikasi indeks inovasi daerah adalah sebanyak 63 inovasi. Kami berharap di tahun 2023 akan ada peningkatan partisipasi seluruh elemen perangkat daerah Kota Padang, sehingga jumlah inovasi yang dilombakan juga meningkat,” tuturnya. (rel)