METRO SUMBAR

Melalui Bermain Musik dan Drama Musikal, Stimulasi PMKDK untuk Anak Berkebutuhan Khusus

0
×

Melalui Bermain Musik dan Drama Musikal, Stimulasi PMKDK untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Sebarkan artikel ini
foto bersama Anak Berkemutuhan Khusus saat menjalani Stimulasi Perkembangan Motorik Kasar Daya ingat dan kreativitas anak melalui musik dan drama musikal
PERKEMBANGAN MOTORIK— Kegiatan PKM dilakukan bersama anak berkebutuhan khusus untuk stimulasi perkembangan motorik kasar, daya ingat dan kreativitas anak.

PDG.PANJANG, METRO–Dra. Yusnelli, M.Sn dan Aan Nursyam, S.Sn., M.Sn salah seorang dosen di Institut Seni Indonesia (ISIl Padangpanjang berkolaborasi dengan Pagdya Ha­ninda Nusantri Rusdi, S.ST., M.Biomed, yaitu salah seorang Dosen di Fakultas Kesehatan Universitas Mu­hammadiyah Sumatera Barat dalam kegiatan Pe­ngab­dian Kepada Ma­sya­rakat yang bertema Stimulasi Perkembangan Motorik Kasar, Daya Ingat, dan Kreativitas Bakat Anak Berkebutuhan Khusus (SPMKDK) melalui bermain musik dan drama musikal di Panti Asuhan Waraqil Jannah Jorong Hilir Balai Paninjauan Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar.

Kegiatan PKM ini memberikan latihan bermain musik dan drama musikal kepada anak-anak berkebutuhan khusus dengan harapan kegiatan ini mampu meningkatkan per­kem­bangan motorik dasar, daya ingat dan kreativitas anak-anak berkebutuhan khusus. Kegiatan PKM ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Tahun 2022.

Baca Juga  Sukseskan Pemilu 2019, Disdukcapil Tambah Jam Kerja

Pelatihan berupa pengabdian kepada masyarakat terhadap anak-anak berkebutuhan khusus kami lakukan dengan cara melatih anak-anak menari, randai, bermain alat musik, ber­nyanyi dan bermain peran atau  drama.

Semua latihan yang kami lakukan diharapkan mampu dalam meningkatkan perkembangan moto­rik anak, minat dan daya i­ngat anak.  Selain itu harapan yang kami inginkan selain dari capaian yang sudah dijelaskan, yaitu harapannya kemampuan yang sudah dilatih kepada anak-anak berkebutuhan khusus ini nantinya dapat menjadi nilai jual sebagai penyambung hidup dan dikenal oleh semua orang.

Dalam sambutan dari pimpinan panti asuhan Waraqil Jannah yaitu Ibu Yusni, Hasil dari latihan ini hendaknya mampu membuat anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kemampuan dan motivasi untu meneruskan hidup, dan dapat menjadi nilai jual sehingga anak-anak berkebutuhan khusus ini dikenal oleh masyarakat ramai.

Baca Juga  Finalis PPI 2020, Pemprov Sumbar tak Akui Kalista Mewakili Sumbar

Dra Yusnelli, M.Sn me­ngatakan bahwa “Hasil nyata yang sudah kami peroleh dari kegiatan pe­latihan ini adalah anak-anak sudah mampu bermain alat musik, bermain drama walaupun masih sering terlupa naskah yang diperankan serta yang tidak kalah penting anak-anak sudah bisa bersema­ngat dalam mengikuti ke­giatan ini” ujarnya.

Selain itu Yusneli mengharapkan kegiatan tersebut terus berlanjut dalam meningkatkan perkemba­ngan gerak motorik dasar pada anak. “Semoga ke­giatan ini dapat terus berlanjut, dapat didanai kem­bali dengan kegiatan yang berbeda serta bisa di­kem­bangkan lebih baik lagi,” sebut Pagdya Haninda NR,S.ST.,M.Biomed me­nambahkan.(rmd)