METRO SUMBAR

Zulkifli Rajo Tuo Dikukuhkan sebagai Ninik Mamak Kapalo Paruik Suku Guci

2
×

Zulkifli Rajo Tuo Dikukuhkan sebagai Ninik Mamak Kapalo Paruik Suku Guci

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA—Zulkifli Rajo Tuo Foto bersama dengan Sekcam Nanggalo Ishak, Darmadi,Tamu Undang Nasrul Alex dan undang lainnya.

PADANG, METRO–Zulkifli Rajo Tuo menjadi ninik mamak Kapalo Paruik Suku Guci Paruik Rajo Tuo Surau Gadang Naggalo dan diterima sebagai anggota Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kecamatan Nanggalo Padang yang dikukuhkan oleh Ke­tua KAN Nanggalo Amrizal Dt Rajo Basa pada hari Senin (26/9) di KAN Naggalo.

Zulkifli Rajo Tuo mengatakan, sebagai kami ninik mamak Kapalo Paruik Suku Guci yang telah dikukuhkan. Dengan itu semakin menambah untuk memantapkan dalam urusan anak kemanakan dan apa yang telah di Programkan di KAN untuk anak kemanakan untuk nagari dengan kebersamaan. “Persolan – persolan tentu kita bersama selesaikan secara mu­syawarah dan mufakat,” ujar Zulkifli Rajo Tuo.

Salah seorang tamu Nasrul Alex, mengatakan mudah – mudah dengan masuknya Zulkifli Rajo Tuo menjadi ninik mamak Kapalo Paruik Suku Guci ke dalam KAN Nanggalo,  bisa memberikan pencerahan bagi KAN dan masyarakat Nanggalo.

“Dengan kehadiran bapak Zulkifli kedepannya bisa memberikan masukan, memberikan hal – hal yang baru kehadiran beliau disukai masyarakat dan kaumnya,” sebutnya.

Baca Juga  Kejurnas PPLP Cabor Sepaktakraw Diikuti 236 Atlet

Ketua KAN Nanggalo Amrizal Dt Rajo Basa, pengukuhan Zulkifli Rajo Tuo menjadi ninik mamak Kapalo Paruik Suku Guci a­dalah menambah wawa­san KAN Nanggalo terhadap ninik mamak baru.

Kami harapkan dari pengukuhan ninik mamak baru itu adalah satu –satu memotivasi untuk me­nga­tasi anak kemanakan kami yang kebetulan kekura­ngan – kekurangan tentang persyaratan adat ninik ma­mak didalam kaum ma­sing- masing. Itulah guna­nya ninik mamak itu.

“Kami berharap mudah – mudahan  beliau itu da­pat meleluasakan dan meluaskan serta meringankan beban anak kemanakan kami,” kata Amrizal.

Sementara itu Ketua LKAM Nanggalo Rusli Rajo Mahmud, salah seorang Kapalo Paruik dalam paruik pandito yang didahulukan selangkah ditinggikan seranting Zulkifli Rajo Tuo penganti Alm Komberzen Rajo Tuo dari Suku Guci.

Besar harapan kita ke­depannya kerapat adat itu salah satu fungsi dan tugasnya adalah membina, mem­bimbing anak kemanakan di kenagarian sesuai dengan filosiofi Kalauk Paku kacang balimbiang, tampuruang lenggang-leng­gokan, anak dipangku kamanakan di bimbing, urang kampung dipatenggangkan. “Diharapkan untuk bisa mensolisasikan  adat istiadat baik dari pihak anak nagari maupun dari pihak pemerintah,” ung­kapnya .

Baca Juga  420 KPM Terima Pokir untuk Disabilitas Terlantar, Lanjut Usia

Sekcam Naggalo, Ishak  mengaku  dari Kecamatan Naggalo memberikan ap­resiasi kegiatan pengukuhan bapak Zulkifli Rajo Tuo menjadi ninik mamak Kapalo Paruik Suku Guci. “De­ngan pengukuahan tersebut kita berharap bisa mem­berikan kontribusi untuk membina, mendidik anak kemanakan kita di Kecamatan Naggalo,” ha­rapnya

Bagaimanapun saat ini kata Ishak,  kita saksikan kondisi generasi muda kita saat ini yang akan melanjutkan tonggak estapet kepempin kita yang akan datang sangat  mengkawatirkan.

“Lihat dan saksikan banyaknya terjadi ke­na­kalan remaja yang dilakukan oleh anak kemanakan kita ini terjadi adalah karena ada pengaruh Handhpone dengan pengunaan tersebut selain ada aspek positif juga ada aspek ne­gatif,” kata Ishak.

“Tentunya kewajiban kita bersama kewajiban Pemerintah Kota Padang untuk menetapakan regulasi atau aturan tersebut, kewajiban ninik mamak untuk mendidik atau me­ngawasi anak kemankan kita tersebut dan juga kewajiban orang tua sangat berperan penting dalam rangka untuk membentuk atau mencarikan masa de­pan yang baik,” tuturnya. (ped)