AGAM, METRO–Wali Kota Bukittinggi H Erman Safar, mengaku bangga dan kagum dengan pondok pasantren Sumatera Thawalib Parabek, Bukittinggi-Agam, di Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.
Bahkan dirinya merasa baru pertama kali di Sumatera Barat menghadiri acara pondok pasantren yang sebesar Thawalib Parabek.
“Baru kali ini saya merasakan di Sumatera Barat menghadiri acara pondok pasantren yang sebesar ini. Diusia yang sudah tidak mudah lagi, harapan saya Parabek mesin produksi calon presiden, wakil presiden, menteri, gubernur, bupati dan wali kota, anggota DPRD. Harapan kita menjadi calon penerus bangsa,” ucap Erman Safar dalam sambutan pada acara puncak Milad pondok Pasantren Sumatera Thawalib Parabek, Rabu (21/9).
Wali Kota muda dan enerjik ini menyebut menyesal tidak pernah sekolah di Pasantresn Sumatera Thawalib Parabek. Meski begitu, dirinya bertekat akan menyekolahkan anaknya di Sumatera Thawalib Parabek.
“InsyaAlloh anak saya akan saya sekolahkan disini, sekarang usianya baru 4 tahun. Tapi keponakan saya bersekolah disini,”ucapnya.
Hadir pasa kesempatan itu, Asiten III Pemkab Agam, Edi Jumaidi, kepala Kanwil Sumatera Barat, ketua Yayasan Syekh Ibrohim Musa, Buya Ristawardi Dt. Marajo Nan Batungkek Ameh, Dandim 0304/Agam, Kapolres Bukittinggi, Kemenag Agam dan Bukittinggi, Anggota DPRD Sumbar, H Asra Faber, Anggota DPRD Bukittinggi dan Agam, Camat Banuhampu, Penasehat Gubernur Riau, Dheni Kurnia, Wali Nagari se-Kecamatan Banuhampu, dan undangan lainnya.
Perwakilan Alumni Pasantren Sumatera Thawalib Parabek, H. Dheni Kurnia, menyebut alumni parabek sudah tersebar diberbagai daerah di Tanah Air, bahkan sampai ke-Irian Jaya. Juga banyak di Malaysia, dan bahkan saat ini hadir yang dari Arab.
”Ada alumni 1973, alumni Parabek ada dari berbagai daerah seperti Irian Jaya, Malaysia. Thawib Parabek, sudah banyak melahirkan orang-orang yang dikagumi yang tau agama tetapi juga memahami Pemerintahan. Dan Alhamdulillah saya dipercaya sebagai penasehat Gubernur Riau. Dan kami doakan semoga santri santriwan Parabek bisa bersemangat terus dalam belajar menuntut ilmu,” harap mantan Ketua PWI Riau itu.
Sebelumnya, Ketua Panitia Milad ke-112 Sumatera Thawalib Parabek, ustadz Taufik Hidayat, S.Th.I.M.Pd mengucapkan terimakasih kepada seluruh tamu undangan, santri dan santriwati. Dan terimakasih kepada seluruh stakeholder yang turut bersama-sama mensukseskan kegiatan ini.
Karena banyak rangkaian acara yang telah dilakukan menyambut Milad 112 Thawalib Parabek. Diantaranya, Donor Darah, Bazar, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Door Prize, dan puncaknya Tabligh Akbar yang menghadirkan Buya Ristawardi dari Padang. Dan terimakasih kepada Prof. Dr. (Hc) K.H. Ma’ruf Amin, Wakil Presiden RI, Ketua Umum PP Muhammadiyah Porf.Dr. K.H Haedar Nashir, M.Si, Prof. Dr. Amany Lubis yang sudah menyampaikan selamat milad kepada Pondok Pasantren Thawalib Parabek.
Ketua Yayasan Syekh Ibrahim Musa Parabek, Warsul Anwar, SE.MM, menyebut lembaga pendidikan ini tumbuh dan berkembang dari waktu kewaktu, meski ada pasang surutnya. Dan pada pagi ini dihalaman Asrama Putra Thawalib Parebek dilaksanakan tablig akbar. Terimakasih kepada semua undangan yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.
“Kita juga punya beberapa kampus, ada di Parabek ini, Bangkaweh dan Jambu Aia. Dan kami membuka sebesar-besarnya kepada kaum dermawan untuk bisa membantu pembangunan pondok pasantren Thawalib Parabek yang menghabiskan anggaran yang cukup besar. Saat ini jumlah siswa sudah mencapai 2300 orang,”harapnya. (uus)






