PADANG, METRO–Tak sadar aksinya terekam CCTV, pemuda yang terlibat pencurian di bengkel milik PT Eka Nusa Global (ENG) di Lubuk Indah Tepi Bandar Bakali, Kelurahan Kubu Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, akhirnya ditangkap Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang.
Pelaku yang diketahui bernama Randa (26) ini tak bisa lagi berkutik saat ditangkap di di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, pada Sabtu (10/9). Dari penangkapan itu, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit travo las dan satu buah gerinda tangan hasil curiannya.
Aksi pelaku yang dilakukan pada 27 Agustus 2022 lalu itu terekam kamera CCTV di lokasi tersebut. Berbekal kamera tersebut, polisi berhasil meringkus pelaku pada Sabtu (10/9) malam di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.
Bersama pelaku diamankan satu 1 buah travo las merek Lakoni warna biru muda ukuran 160A dan 1 buah gerinda tangan merek Makita warna hijau.
Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Dedy Adriansyah Putra mengatakan, pelaku ditangkap atas aksinya yang melakukan pencurian pada 27 Agustus 2022 di bengkel milik PT ENG dan aksinya itu terekam kamera CCTV di lokasi tersebut.
“Penangkapan pelaku setelah kami menindaklanjuti laporan dari pihak bengkel. Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dilapangan, tim memperoleh informasi bahwa pelaku dalam perkara pencurian tersebut adalah Randa,” kata Kompol Dedy, Minggu (11/9).
Setelah mengetahui identitasnya, ditambahkan Kompol Dedy, tim bergerak melacak keberadaan pelaku hingga berahasil ditangkap di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
“Setelah dilakukan interogasi, yang bersangkutan mengakui bahwa ia yang melakukan pencurian di dalam bengkel tersebut, dan barang tersebut dijual di sebuah bengkel di wilayah Ujung Tanah, Kecamatan Lubuk Begalung,” ujar Kompol Dedy.
Mendapat pengakuan itu, dikatakan Kompol Dedy, tim mendatangi bengkel tempat pelaku menjual barang hasil curiannya dan berhasil diamankan. Setelah itu, pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolresta Padang untuk pengusutan lebih lanjut.
“Kami masih lakukan pengembangan untuk mengungkap dugaan pelaku yang sudah menjalankan aksinya tidak hanya di bengkel itu dan menyelidiki siapa saja yang ikut membantu pelaku menjalankan aksinya,”pungkasnya. (rom)






