PAYAKUMBUH/50 KOTA

Dua Pemuda Pelopor Payakumbuh Dikunjungi Tim Fact Finding Nasional

1
×

Dua Pemuda Pelopor Payakumbuh Dikunjungi Tim Fact Finding Nasional

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI—Tim Nasional kunjungi pemuda pelopor Kota Payakumbuh.

POLIKO, METRO–Fadhilul Qosasi dan M. Ikhsan, dua pemuda pelopor asal Kota Pa­yakumbuh yang me­wakili Provinsi Su­ma­tera Barat ke tingkat nasional dikunjungi oleh Tim Fact Finding seleksi Pemuda Pelopor Ting­kat Nasional tahun 2022.

Sebelumnya di ting­kat Provinsi Sumbar Fa­dhilul Qosasi berhasil meraih juara 1 bidang sumber daya alam, ling­kungan, dan pariwisata,. Sementara itu M. Ikhsan berhasil meraih juara 1 bidang inovasi dan teknologi.

Tim Nasional dari Kementerian Pemuda Olah Raga dari Jakarta yang datang didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pro­vinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh  Kabid Pengembangan Pemuda Gusty Anola itu disambut oleh Wali Kota Payakumbuh yang diwakili oleh Asisten 2 Elzadaswarman, Ka­dis­parpora Nofriwandi, camat 5 keca­matan, dan lurah di pendopo rumah dinas Wali Kota Payakumbuh, baru-baru ini.

Kunjungan lapangan langsung dilaksanakan tim ke rumah M. Ikh­san dan Fadhilul sebagai utusan pemuda pelopor dari disparpora Kota Payakumbuh. “Semoga dengan turunnya tim dari nasional dan provinsi ini bisa memuluskan utusan pemuda pelopor kita menjadi pe­muda pelopor terbaik di tingkat nasional,” harap Kadisparpora Nofriwandi.

Sementara itu, Asisten II Elza­daswarman menyampaikan pemili­han Pemuda Pelopor merupakan seleksi yang dilakukan secara ber­jenjang dari Kabupaten/Kota, Pro­vinsi, dan Nasional.  “Kami berharap kepada dua anak muda hebat ini sebagai contoh kepada anak muda lainnya. Semoga banyak lagi anak-anak muda seperti mereka,” harap pria yang akrab dengan panggilan Om Zet itu.

Kabid Pengembangan Pemuda Provinsi Sumbar Gusty Anola me­nyampaikan dengan kreativitas yang dilakukan pemuda pelopor tentu dapat menjadi contoh bagi yang lainnya. Dari beberapa pe­ngalaman di beberapa daerah yang dikunjungi tim penilai, pemuda sangat punya andil dalam pem­bangunan dengan beragam krea­tivitasnya. “Secara khusus tim pe­nilai menilai aspek keuletan, kre­atifitas, inovasi, dampak bagi ma­syarakat sekitar,” tukuknya. (uus)