SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Sempat Vakum Selama Pandemi, Tim Saber Pungli Sijunjung Kembali Turun

0
×

Sempat Vakum Selama Pandemi, Tim Saber Pungli Sijunjung Kembali Turun

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI—Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Sijunjung, Kompol Dwi Yulianto menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kegiatan pungutan liar di Kecamatan Tanjung Gadan dan Kamang Baru.

SIJUNJUNG, METRO–Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Sijunjung melaksanakan sosia­lisasi pencegahan gratifikasi dan Pungli. Kegiatan itu ditujukan kepada para walinagari, BPN dan kepala SMP se-Kecamatan Kamang Baru dan Tanjung Gadang.  Upaya pencegahan adanya aktivitas Pung­li di pelayanan pemerintahan itu sebelumnya sempat vakum akibat dampak dari Pandemi Co­vid-19 beberapa tahun terakhir, dan kini kembali digencarkan. Pada Rabu (31/8).

Ketua Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Sijunjung, Kompol Dwi Yulianto yang juga merupakan Wakapolres Sijunjung yang baru, menyampaikan pesan dan arahan terkait tindakan pemberantasan pungutan liar terutama di lembaga peme­rintahan.

Dalam arahannya, man­tan Kabag OPS Polres Sijunjung tersebut me­nyampaikan soal pengendalian gratifikasi merupakan bagian dari upaya membangun sistem pen­cegahan korupsi.

Baca Juga  Sijunjung jadi Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama, Target Naik Level ke Tingkat Madya

“Sistem ini bertujuan untuk mengendalikan pe­nerimaan gratifikasi secara transparan dan akun­tabel melalui serangkaian kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif badan pemerintahan, dunia usaha dan masyarakat seba­gaimana tugas dan fungsi dari Tim Saber Pungli,” tutur Kompol Dwi Yulianto.

Dikatakannya, Unit Pem­berantasan Pungutan Liar dan Gratifikasi  dibentuk dalam rangka me­ningkatkan pembinaan dan pengawasan terha­dap pelayanan publik de­mi menghindari terjadi­nya suap, pungutan liar dan gratifikasi.

“Untuk meningkatkan pemahaman terkait UPPG dan strategi dalam pemberantasan Pungli dan pengendalian gratifikasi, Tim  Saber Pungli Sijunjung akan intens  menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat,” terang­nya.

Dengan demikian, Tim Saber Pungli Sijunjung menargetkan terciptanya satuan kerja yang bersih, berintegritas, berkinerja tinggi dan tentu bebas dari korupsi, baik dilingkup pendidikan maupun di pemerintahan nagari.

Baca Juga  Sedang Berada dalam Warung Ketoprak, Dua Pelaku Judi Online Diciduk Aparat di Sawahlunto

Kegiatan itu juga diikuti Wakil Ketua Tim Unit Pem­berantasan Pungli, Welfadril yang juga selaku Inspektur Daerah dan ju­ga dari Kejari Sijunjung, Kesbangpol Linmas, Kasat Intel Polres Sijunjung serta dari satuan Polisi Militer.

Tidak hanya tentang soialisasi Saber Pungli Terintegrasi, namun rencana penindakan pun menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut.

“Sosialisasi soal Pungli terintegrasi ini kita laksanakan untuk perdana di kecamatan Kamang Baru dan Tanjung Gadang, de­ngan peserta walinagari, para Kepsek SMP dan BPN. Kita berharap upaya ini bisa menghilangkan adanya unsur-unsur Pungli di tengah masyarakat,” ha­rapnya. (ndo)