METRO NASIONAL

Komnas HAM Minta Kepolisian Mengembalikan Barang Brigadir J

0
×

Komnas HAM Minta Kepolisian Mengembalikan Barang Brigadir J

Sebarkan artikel ini
SANDARKAN—Putri Candrawathi menyandarkan kepalanya di pundak suaminya, Ferdy Sambo, di sela rekonstruksi pembunuhan Brigadir J, Selasa (30/8) lalu.

JAKARTA, METRO–Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kepolisian mengembalikan barang-barang milik Brigadir J kepada keluarganya. Ko­misioner Komnas HAM Choirul Anam meminta seluruh barang di­kem­ba­likan atau pun dicari ter­masuk ponsel milik Brigadir J.

“Tolong dikembalikan atau dicari. Barang itu bisa jadi tidak hanya soal ba­rang, tetapi memori, ika­tan, dan kenangan,” ucap Anam di Komnas HAM, Jumat (2/9).

Menurut Anam, ke­po­lisian harus memberikan penjelasan atau kepastian pengembalian barang-ba­rang ini kepada keluarga agar mereka merasa lega. “Itu penting dijawab teman kepolisian, jadi keluarga Jambi merasa progres ke­adilan di situ,” ucap dia.

Alumnus Universitas Brawijaya itu lalu men­jelaskan mengenai kondisi keluarga Brigadir J yang hingga saat ini masih ber­tanya-tanya mengapa pria asal Jambi itu ditembak.

Mereka masih merasa sedih karena nyawa Bri­gadir J dihilangkan oleh Ferdy Sambo dan ter­sang­ka lainnya. “Kami men­de­ngarkan keluhan keluarga juga misalnya kalau me­mang dituduh melakukan kejahatan, kenapa kok dia harus dieksekusi, kenapa kok enggak dibuka penga­dilan, penyidikan, dan se­bagainya,” jelas dia.

Adapun Komnas HAM telah menyerahkan la­po­ran hasil pemantauan dan penyelidikan peristiwa pe­nembakan Brigadir J ke­pada timsus Mabes Polri.

Laporan itu diterima oleh ketua tim khusus Ma­bes Polri Inspektur Penga­wasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto. Dalam lapo­ran­nya, Komnas HAM meng­ungkapkan tak ada penyik­saan terhadap Brigadir J sebelum tewas.  “(Tidak ditemukan, red) gerakan atau luka lainnya di tubuh jenazah selain luka tem­bakan. Ada luka sayatan tetapi terjadi karena au­top­si,” ucap Anam. (mcr4/jpnn)