AGAM/BUKITTINGGI

Upgrade Kapasitas SDM, Perangkat Nagari Pasia Laweh Diberi Pembekalan

0
×

Upgrade Kapasitas SDM, Perangkat Nagari Pasia Laweh Diberi Pembekalan

Sebarkan artikel ini
SDM Perangkat Nagari Pasia Laweh Terus Di upgrade
PEMBEKALAN— Perangkat Nagari Pasia Laweh diberi pembekalan agar para pemenagku Nagari tersebut Upgrade SDM guna peningkatan kapasitas.

AGAM, METRO–Pemerintah Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh terus meng-upgrade Sumber Daya Manusia (SDM) para perangkat nagari. Selain tuntutan profesi, peningkatan kapasitas SDM ini juga merupakan konsekuensi predikat Nagari Konstitusi yang disandang Pasia Laweh.

Wali Nagari Pasia La­weh, Dr (Cand) Zul Ariffin, MM Dt. Parpatiah mengatakan perangkat nagari memiliki peran yang sangat strategis di tengah-tengah masyarakat.

Tidak hanya mampu melayani masyarakat dengan maksimal, para perangkat nagari juga harus memiliki keahlian dan wawasan yang luas. “Sebagai nagari konstitusi kami dituntut untuk selalu ber­inovasi, baik eksternal mau­pun internal lembaga,” ujarnya Kamis (1/9).

Baca Juga  Tidak Pakai Masker, Dilarang Masuk Pantai Pasia Tiku

Menurutnya perangkat nagari harus cakap dalam pengetahuan konstitusi secara luas. Oleh sebab itu, selain melakukan bimbingan teknis dan sosialisasi konstitusi, pihaknya juga melakukan upgrading me­lalui orasi ilmiah.

”Sewaktu-waktu, ketika wali nagari tidak berada di tempat para perangkat nagari ini yang akan meng­ganti­kan, sehingga mereka harus bisa berpidato menyampaikan wawa­san,” tuturnya.

Diterangkan lebih lanjut, tidak hanya sebagai wadah meningkatkan kapasitas, melalui orasi ilmiah tersebut para perangkat nagari terbaik juga akan diberikan reward.

Setidaknya ada tujuh kategori orasi ilmiah yang digelar seperti orasi pemberdayaan, konstitusi desa, pelayanan prima, kepe­mimpinan, tata kelola pem­bangunan, good governance dan orasi istimewa.

Baca Juga  DPRD Tinjau WC SD yang Memprihatinkan

Dirinci, melalui orasi ilmiah tersebut para perangkat nagari dilatih berpidato, baik cara penuturan, intonasi, gaya bahasa sampai kepada penyampaian wawasan.

Lalu para perangkat nagari juga dilatih mendalami peraturan perundangan-undangan yang kemudian di-review dengan fakta-fakta yang mereka temukan di nagari.

”Harapan kami, melalui orasi ilmiah ini mampu membangkitkan gagasan perangkat nagari untuk menggali potensi yang bisa menjadi sumber pendapatan nagari,” katanya.

Ditambahkan, output lain yang ingin dicapai dari orasi ilmiah tersebut yakni masing-masing perangkat nagari bisa menelurkan sebuah karya berupa buku. (pry)