AGAM, METRO–Pemerintah Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh terus meng-upgrade Sumber Daya Manusia (SDM) para perangkat nagari. Selain tuntutan profesi, peningkatan kapasitas SDM ini juga merupakan konsekuensi predikat Nagari Konstitusi yang disandang Pasia Laweh.
Wali Nagari Pasia Laweh, Dr (Cand) Zul Ariffin, MM Dt. Parpatiah mengatakan perangkat nagari memiliki peran yang sangat strategis di tengah-tengah masyarakat.
Tidak hanya mampu melayani masyarakat dengan maksimal, para perangkat nagari juga harus memiliki keahlian dan wawasan yang luas. “Sebagai nagari konstitusi kami dituntut untuk selalu berinovasi, baik eksternal maupun internal lembaga,” ujarnya Kamis (1/9).
Menurutnya perangkat nagari harus cakap dalam pengetahuan konstitusi secara luas. Oleh sebab itu, selain melakukan bimbingan teknis dan sosialisasi konstitusi, pihaknya juga melakukan upgrading melalui orasi ilmiah.
”Sewaktu-waktu, ketika wali nagari tidak berada di tempat para perangkat nagari ini yang akan menggantikan, sehingga mereka harus bisa berpidato menyampaikan wawasan,” tuturnya.
Diterangkan lebih lanjut, tidak hanya sebagai wadah meningkatkan kapasitas, melalui orasi ilmiah tersebut para perangkat nagari terbaik juga akan diberikan reward.
Setidaknya ada tujuh kategori orasi ilmiah yang digelar seperti orasi pemberdayaan, konstitusi desa, pelayanan prima, kepemimpinan, tata kelola pembangunan, good governance dan orasi istimewa.
Dirinci, melalui orasi ilmiah tersebut para perangkat nagari dilatih berpidato, baik cara penuturan, intonasi, gaya bahasa sampai kepada penyampaian wawasan.
Lalu para perangkat nagari juga dilatih mendalami peraturan perundangan-undangan yang kemudian di-review dengan fakta-fakta yang mereka temukan di nagari.
”Harapan kami, melalui orasi ilmiah ini mampu membangkitkan gagasan perangkat nagari untuk menggali potensi yang bisa menjadi sumber pendapatan nagari,” katanya.
Ditambahkan, output lain yang ingin dicapai dari orasi ilmiah tersebut yakni masing-masing perangkat nagari bisa menelurkan sebuah karya berupa buku. (pry)





