BUKITTINGGI, METRO–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kota Bukittinggi terus mengembangkan inovasi pelayanan asuransi kesehatan dengan beberapa program terbaru dan lanjutan yang sempat terhenti sejak pandemi COVID-19.
Kepala BPJS Kesehatan kota Bukittinggi, Henny Nursanti mengatakan, program Mobile Customer Service (MCS) dan Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab) dan Donasi Individu dimaksimalkan sebagai upaya peningkatan layanan ke masyarakat.
”Sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat, layanan MCS membuka pelayanan pendaftaran, perubahan data hingga pemberian informasi, program ini kembali dilanjutkan ke pelosok Jorong dan Nagari di Kabupaten Agam untuk tahap awal,” kata Henny
Tak seperti daerah perkotaan, keterbatasan akses jaringan komunikasi dan data di wilayah pedesaan membuat layanan digital untuk merasakan kemudahan layanan melalui aplikasi Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan atau Care Center 1500 400 yang telah ditawarkan tidak dapat sepenuhnya dapat diakses oleh masyarakat disana.
”Hingga BPJS Kesehatan tidak hanya menunggu, tapi juga menjemput bola ke tengah masyarakat, tidak tertutup kemungkinan masyarakat bisa mengajukan permintaan untuk kami datangi,” katanya.
Selain Kota Bukittinggi, BPJS Kesehatan Bukittinggi memiliki daerah kerja hingga Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat.
Program Donasi individu juga diharapkan mampu membantu peningkatan Uiversal Healt Coverage (UHC) di Kota Bukittinggi yang baru mencapai 84 persen.
”Perlu edukasi kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi untuk ikut membayarkan BPJS masyarakat miskin di daerah lingkungannya, untuk kelas tiga senilai Rp 41ribu akan disubsidi menjadi Rp35ribu, kami bantu perjanjian kontrak selama satu tahun,” kata Henny. (pry)





