AGAM/BUKITTINGGI

BPJS Kesehatan Bukittinggi Maksimalkan Program MCS, Rehab dan Donasi Individu

0
×

BPJS Kesehatan Bukittinggi Maksimalkan Program MCS, Rehab dan Donasi Individu

Sebarkan artikel ini
Bpjs Kesehatan Bukittinggi maksimalkan program MCS
Kadiskominfo Kota Bukittinggi, Erwin Umar usai kegiatan media gathering BPJS Kesehatan bersama media lokal Bukittinggi, Senin (8/8).

BUKITTINGGI, METRO–Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kota Bukittinggi terus mengembangkan inovasi pelayanan asuransi kesehatan dengan beberapa program terbaru dan lanjutan yang sempat terhenti sejak pandemi COVID-19.

Kepala BPJS Kesehatan kota Bukittinggi, Henny Nursanti mengatakan, program Mobile Customer Service (MCS) dan Rencana Pembayaran Bertahap (Rehab) dan Donasi Individu dimaksimalkan sebagai upaya peningkatan layanan ke masyarakat.

”Sebagai upaya men­dekatkan layanan kepada masyarakat, layanan MCS membuka pelayanan pen­daftaran, perubahan data hingga pemberian informasi, program ini kembali dilanjutkan ke pelosok Jo­rong dan Nagari di Kabupaten Agam untuk tahap awal,” kata Henny

Baca Juga  Rakor P2TP2A Kecamatan se-Kabupaten Agam, Tekan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Tak seperti daerah per­kotaan, keterbatasan akses jaringan komunikasi dan data di wilayah pede­saan membuat layanan digital untuk merasakan kemudahan layanan melalui aplikasi Mobile JKN, website resmi BPJS Kesehatan atau Care Center 1500 400 yang telah ditawarkan tidak dapat se­penuhnya dapat diakses oleh masyarakat disana.

”Hingga BPJS Kesehatan tidak hanya menunggu, tapi juga menjemput bola ke tengah masya­rakat, tidak tertutup kemungkinan ma­syarakat bisa mengajukan permintaan untuk kami datangi,” katanya.

Selain Kota Bukittinggi, BPJS Kesehatan Bukittinggi memiliki daerah kerja hingga Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Ka­bupaten Pasaman dan Ka­bupaten Pasaman Barat.

Baca Juga  Warga Parit Antang Dukung Pemasangan Batu Bronjong

Program Donasi individu juga diharapkan mampu membantu peningkatan Uiversal Healt Coverage (UHC) di Kota Bukittinggi yang baru mencapai 84 persen.

”Perlu edukasi kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi tinggi untuk ikut membayarkan BPJS masyarakat miskin di daerah lingkungannya, untuk kelas tiga senilai Rp 41ribu akan disubsidi menjadi Rp35ribu, kami bantu perjanjian kontrak selama satu tahun,” kata Henny. (pry)