SOLOK, METRO–Motivasi serta keterampilan berwirausaha bagi anggota kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), perlu ditingkatkan. Setidaknya upaya tesebut akan mendorong kelompok dalam menciptakan peluang ekonomi bagi keluarga mereka.
Untuk itu Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Solok gandeng Ikatan Ahli Boga (Ikaboga) Kota Solok dalam melaksanakan kegiatan pelatihan keterampilan pengolahan bahan makanan berbahan dasar tepung bagi anggota Kelompok UPPKA. Sebanyak 75 orang peserta yang mewakilkan 47 kelompok UPPKA yang ada di Kota Solok mengikuti kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana Kota Solok, Ardinal, mengatakan kegiatan pelatihan keterampilan usaha ini sangat bermanfaat. “Diharapkan para peserta yang mengikuti pelatihan dapat menerapkan ilmu yang dipelajari untuk membuka usaha perorangan maupun kelompok sehingga dapat mendukung perekonomian keluarga anggota kelompok yang telah ada ke depannya,: ucap Ardinal.
Ardinal menuturkan bahwa Program Kependudukan dan Keluarga Berencana tidak hanya berusaha menjalankan program di bidang KB guna mengatasi ledakan penduduk saja. Namun juga menyelenggarakan program lain seperti kesehatan reproduksi remaja, balita dan anak, program ketahahan keluarga, serta program penguatan keluarga kecil berkualitas melalui program pemberdayaan kelompok guna meningkatkan pendapatan perekonomian keluarga sejahtera.
Sampai tahun ini, kata Ardinal, melalui program pemberdayaan kelompok sudah tumbuh sebanyak 47 kelompok UPPKA di Kota Solok, 30 kelompok di Kecamatan Lubuk Sikarah dan 17 Kelompok di Kecamatan Tanjung Harapan. “Sejak tahun 2018, DPPKB Kota Solok telah melaksanakan berbagai pelatihan seperti pelatihan memasak, pelatihan menjahit, pelatihan pencatatan dan pelaporan, serta pemberian hibah peralatan usaha bagi kelompok UPPKA,” tuturnya. (vko)





