PAYAKUMBUH/50 KOTA

Tercatat 291 ODGJ di Payakumbuh, Enam Orang dalam Pasunga

0
×

Tercatat 291 ODGJ di Payakumbuh, Enam Orang dalam Pasunga

Sebarkan artikel ini

PAHLAWAN, METRO–Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh mencatat sedikitnya ada 291 orang warga Kota Payakumbuh mengalami gangguan ji­wa atau Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Dan 6 orang diantaranya masih hidup dalam pemasungan. Rata-rata diantara mereka yang mengalami gangguan jiwa masih usia pro­duktif antara 20 sampai dengan 50 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Yuniri Yunirman, menyebut semua ODGJ yang ada di Kota Payakumbuh sudah terdata dan dalam pengawasan serta pemantauan petugas Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh. Namun, terha­dap ODGJ yang masih berkeliaran terutama yang datang dan pergi antar kabupaten kota, ma­sih ada.

”Memang dari data kita tercatat seluruhnya 291 orang dan 6 dian­ta­ranya masih terpasung. Dan yang masih berkeliaran di jalanan ada juga yang datang dan pergi dari satu daerah kedaerah lain juga ada, tapi ini yang tidak ada datanya. Dan selama mereka tidak meng­ganggu keamanan dan ketertiban. Dan dalam Dua tahun terakhir ini tidak ada penambahan jumlah OD­GJ di Payakumbuh,” sebut Yuniri Yunirman, kepada wartawan, disela-sela rapat kerja dengan DPRD Kota Payakumbuh, baru-baru ini.

Baca Juga  ”Terima kasih Pak Bupati, Jalan Kami Alah Rancak”

Disampaikannya, men­datangi dan mengedukasi pihak keluarga, lingkungan masyarakat tempat ODGJ tinggal, terus dilakukan. Hal ini sebagai bentuk duku­ngan dalam pemulihan terhadap para ODGJ yang ada. Termasuk terus memberikan obat rutin untuk pemulihan fisik para ODGJ.

”Disamping me­nge­dukasi, kita juga datang melakukan pemantauan makan obat bagi ODGJ. Dan kita menyarankan kepada masyarakat sekitar agar tidak memancing-mancing kemarahan yang membuat ODGJ ini me­ngamuk. Dan tentu harapannya bisa memberikan dukungan semangat kepada mereka para ODGJ sehingga cepat pulih,” ha­rapnya.

Baca Juga  HUT ke-54 Payakumbuh, Momentum Menjaga Stabilitas Transisi Kepemimpinan

Untuk saat ini Kota Payakumbuh, dikatakan Yuniri Yunirman, sudah memiliki Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Ma­sya­rakat (TPKJM). Nantinya, tim TPKJM akan bertugas menangani masalah OD­GJ yang terlantar. Dan masyarakat juga sudah bisa melaporkan ODGJ melalui aplikasi yang baru beberapa bulan terakhir di launching Pemko Payakumbuh. (uus)