AIA PACAH, METRO–Setiap tahun, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang memasuki masa pensiun. Hal ini berdampak dengan semakin kurangnya jumlah CPNS tersebut setiap tahunnya.
Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Padang Arfian mengungkapkan, penerimaan CPNS yang dilakukan tahun lalu, tidak sebanding dengan jumlah ASN yang pensiun setiap tahunnya.
Pada tahun 2022 ini ASN Pemko Padang yang pensiun berjumlah sebanyak 625 orang. Sementara itu, untuk penambahan CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Padang masih terbatas.
“Pada tahun lalu saja kita menerima CPNS sebanyak 110 orang. Jika dibandingkan dengan yang pensiun tahun ini makan tentu jumlahnya tidak seimbang,” katanya.
Melihat jumlah pegawai yang pensiun dengan penerimaan CPNS tentu pertumbuhannya minus. Arfian mengatakan, berdasarkan analisa jabatan dan analisa beban kerja, jumlah PNS yang seharusnya ada di Pemko Padang adalah sebanyak 15 ribu orang. Namun yang ada sekarang hanya sekitar 8000. Itupun termasuk guru.
“Kekurangan kita banyak sekali. Mau bagaimana lagi. Permintaan kita dibatasi oleh pemerintah pusat,” katanya.
Sementara di satu sisi, pengangkatan pegawai honor tidak diperbolehkan lagi. Yang ada cuma pegawai kontrak yang pengusulannya dari OPD.
Diharap Pemerintah Pusat kembali membuka kran penerimaan CPNS agar nantinya Pemko Padang segera menyiapkan analisa sesuai dengan kebutuhan.
ASN Pensiun
Untuk diketahui, Rabu (13/7), sebanyak 56 ASN Pemko Padang menerima Surat Keputusan (SK) pensiun periode September sampai Oktober 2022. Surat Keputusan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar di aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Padang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu yang telah mendedikasikan diri untuk mengabdi dan bekerja di Pemko Padang,” kata Andree.
Ia berharap, meski sudah tidak menjadi ASN Pemko Padang lagi, namun pengabdian terhadap Kota Padang tidak boleh berhenti. Pemko Padang, lanjut dia, tentu membutuhkan masukan, kritikan serta saran untuk membangun. (tin)






