SOLOK, METRO–Wali Kota Solok, Zul Elfian menerima kedatangan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat, Dr.Eva Krisna. Zul Elfian menilai kedepan, tugas dan tanggung jawab bersama agar semua pihak bangga berbahasa Indonesia. “Kita akan bersatu dan bersinergi mewujudkan program dari Balai Bahasa Sumatera Barat,” ujarnya.
Dirinya juga menyambut baik tugas itu. Tujuannya supaya masyarakat sadar akan Bahasa Indonesia tanpa melupakan bahasa asli daerah.
Sebelumnya Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumbaf, Eva Krisna menjelaskan, Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat saat ini punya dua program. Yakni lanjutnya sosialisasi pengutamaan penggunaan bahasa negara pada 45 lembaga terbina, diantaranya Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan.
Selain itu melakukan Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) untuk menyelaraskan dengan program merdeka belajar. “Tugas pokok kami ialah tentang bahasa, sastra dan literasi,” jelasnya.
Balai Bahasa Sumbar juga sedang melakukan penyusunan kamus bahasa daerah. Saat ini telah selesai disusun kamus bahasa Minang dan kamus bahasa Mentawai.
Selanjutnya, menerjemahkan dan mencetak buku bahasa Minang menjadi bahasa Indonesia untuk dibagikan di ruang literasi. Balai Bahasa Sumbar juga menjadi pembina gerakan literasi nasional dengan gerakan literasi daerah. “Kami juga memetakan bahasa dan sastra daerah di Provinsi Sumatera Barat serta Ensiklopedia sastrawan Sumbar,” jelasnya. (vko)






