SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Masjid Nurul Ikhlas Ketiban Rezeki, KHAS Ombilin Hotel Serahkan Hewan  Kurban 

0
×

Masjid Nurul Ikhlas Ketiban Rezeki, KHAS Ombilin Hotel Serahkan Hewan  Kurban 

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN SAPI— Pihak Manajemen KHAS Ombilin Hotel Sawahlunto serahkan hewan kurban kepada Pengurus Maqsjid Nurul Ikhlas.

SAWAHLUNTO, METRO–KHAS Ombilin Hotel Sawahlunto jelang Hari Raya Idul Adha 1443 H serahkan hewan kurban ke Masjid Nurul Ikhlas Kelurahan Tanah Lapang Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto, Jumat (8/7).

Penyerahan hewan kur­ban langsung dilakukan oleh manajemen dari KHAS Ombilin Hotel dan PT. Bukit Multi Properti kepada pengurus Masjid Nurul Ikhlas.

Budi Rizki selaku Ge­neral Manager dari KHAS Ombilin menyebutkan, pihaknya ikut memeriahkan hari raya kurban  dengan berbagi kepada masya­rakat yang ada disekitar­nya melalui panitia kurban di Masjid Nurul Ikhlas. Hewan kurban yang dise­rahkan beratnya berkisar antara 20 – 25 kg.

Baca Juga  Kasat Intelkam Disertijabkan

Budi Rizki berharap bahwa dengan adanya Pembagian Hewan kurban ditahun ini dapat men­jadi kegiatan rutin yang diadakan oleh Khas Ombilin setiap tahunnya menjelang Hari Raya Idul Adha dan menjadi momen perubahan agar kita bisa lebih peduli pada sesama.  

Disebutkan Budi Rizki  bahwa Hari Raya Idul Adha merupakan hari besar umat Islam.  Idul Adha menjadi sebuah peringatan mengenai kurban, yang menggambarkan keikhlasan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan putranya Ismail untuk Allah.

Kurban merupakan ka­ta serapan dari bahasa Arab yang artinya pendekatan. Secara istilah, kurban adalah penyembelihan hewan ternak dalam rangka pendekatan diri kepada Allah. Hari Raya Idul Adha harus dimaknai sebagai pesan simbolik yang mengandung pembelajaran. Tingkat ketakwaan seseorang bisa dilihat melalui kepeduliannya terhadap sesama.

Baca Juga  54 Peserta Luar Negeri Ramaikan SISSCA 2019

“Idul Adha menjadi sebuah peringatan kurban, alangkah baiknya peristiwa ini dimaknai dengan berbagi kepada sesama. Misalnya membagikan daging hasil kurban kepada orang-orang sekitar, terlebih bagi me­reka yang tidak mampu. Sehingga setiap individu bisa merasakan kebahagiaan yang sama, karena saling berbagi,” ka­tanya. (pin)