METRO SUMBAR

Jamaah Masjid Attaubah Berbagi di Hari Kurban, 500 Lembar Kupon Disebar ke Warga

0
×

Jamaah Masjid Attaubah Berbagi di Hari Kurban, 500 Lembar Kupon Disebar ke Warga

Sebarkan artikel ini
Jamaah Masjid Attaubah Berbagi di Hari Kurban, 500 Lembar Kupon Disebar ke Warga

PADANG, METRO–Meski dipicu persoalan ekonomi, disana sini harga barang kebutuhan sehari hari melambung tinggi, namun semangat jamaah Mas­jid Attaubah, Kompleks Griya Permata Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, tetap menggebu. Dimotori Ketua Masjid Erizal Labai,MPD, Ketua Pelaksana Imam Guna­wan, M.Kom, Sekretaris Sunardi dan Penasehat AKBP Andi Sentoso, SH, tahun ini Masjid Attaubah berhasil  mengumpulkan sebanyak 76 orang peserta kurban.

Dengan biaya masing masing peserta FRp2,4 juta, ketua pelaksana men­dapatkan 8 ekor sapi de­ngan rata rata berat 75-80 KG. “Alhamdulillah, saat ini jamaah Masjid Attaubah berhasil mendapatkan 8 ekor sapi dengan 500 lembar kupon daging yang dibagikan kepada masya­rakat yang patut penerimanya,” ujar  Ketua Masjid Erizal Labai,MPD, Ketua Pelaksana Imam Guna­wan, M.Kom, Sekretaris Sunardi dan Penasehat AKBP Andi Sentoso, SH, kepada POSMETRO di lokasi.

Pada hari Raya Idul Adha 1443 H tahun 2022, kita tahu bagaimana sulitnya ekonomi. Kebutuhan sehari hari naik. Namun kesempatan yang baik ini semangat kita tetap ada, meski tahun lalu jumlah sapi berjuimlah 10 ekor.

Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban ini, sebut Andi Sentosa, dikisah Nabi Ibrahim ini kemudian dimaknai dengan pengorbanan untuk yang dicintai. Sejak saat itu, umat Islam melakukan kurban, yaitu memberikan sebagian hartanya untuk dibelikan he­wan qurban, menyembelih, memakan, dan membagikannya kepada orang-orang sekitar, termasuk orang miskin. Meskipun, praktik kurban sebenarnya sudah dilaksanakan putra Nabi Adam yakni Qabil dan Habil. Diceritakan bahwa kurban yang diterima a­dalah kurban Habil bukan Qabil. Itu pun bukan daging atau darah yang Allah terima namun ketulusan hati dan ketakwaan dari si pemberi kurban. “Idul A­dha, itu artinya pengorbanan kita memberikan apa yang kita cintai dari harta benda kepada orang lain dengan maksud ibadah kepada Allah,” ujar Andi Sentosa.

Kurban seperti me­nyu­cikan diri dan harta kita. Tak cuma itu, rasa kasih sa­yang dan peduli terhadap sesama bisa kita tumbuhkan dan tunjukan di hari ini. “Agar kita menjadi peka terhadap kehidupan di dunia bahwa apa yang dari Allah akan kembali kepada Allah,” tambah Imam Gu­nawan. (ped)