SOLOK, METRO–Gizi seimbang sangat penting bagi anak dan harus menjadi perhatian orang tua. Tujuannya agar anak memiliki tumbuh kembang yang optimal. baik itu perkembangan fisik maupun kecerdasan anak. Dinas Kesehatan Kota Solok terus memberi pengetahuan dan keterampilan bagi kader dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan anak.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Solok, Ns.Hartini, S.Kep, M.Biomed menyampaikan pentingnya peran kader dalam dunia kesehatan.
“Khususnya kolaborasi antara tenaga kesehatan dengan kader dalam mengedukasi masyarakat. Tanpa peran kader saya rasa nakes cukup kewalahan dalam mencapai tujuan untuk mencapai program indonesia sehat, yang salah satunya dalam peningkatan status gizi bayi dan anak,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu narasumber Irma Ratna Armeida, AMG, S.Gz, menyampaikan tentang kartu menuju sehat (KMS) yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak, kemudian juga sebagai alat edukasi bagi kader kepada orangtua anak.
“Dan melalui nara sumber kader juga mendapat pengetahuan tentang Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yaitu perlunya edukasi bagi ibu yang mempunyai bayi dalam hal memilih makanan, agar terhindar dari resiko stunting,” kata Ns.Hartini, S.Kep, M.Biomed.
Sehingga dapat menghindari resiko Berat Bayi lahir rendah (BBLR), hambatan perkembangan anak, dan gangguan metabolik yang pada saat dewasa dapat mengalami penyakit tidak menular seperti, diabetes,obesitas, dan resiko jantung.
“Dalam hal kasus stunting, Pemko Solok melalui Dinas Kesehatan serius menekan kasus tersebut ditengah tengah masyarakat. Berbagai upaya terus dilakukan salah satunya memberi kesadaran kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi,” pungkas Ns.Hartini, S.Kep, M.Biomed. (vko)





