SOLOK/SOLSEL

Memasuki Musim Penghujan, Riol dan Saluran Air Jadi Perhatian di Solok

0
×

Memasuki Musim Penghujan, Riol dan Saluran Air Jadi Perhatian di Solok

Sebarkan artikel ini
H. Zul Elfian, SH MSi (Walikota Solok).

SOLOK, METRO–Kondisi riol dan saluran air hendaknya menjadi perhatian warga dan petugas terkait. Sebab memasuki musim hujan jangan sampai terjadi gena­ngan air bahkan banjir karena tidak berfungsinya saluran air. Wali Kota Solok Zul Elfian menghimbau warga agar le­bih memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal mengingat semakin tingginya intensitas hujan belakangan ini. Tidak saja banjir yang perlu diantisipasi, Zul Elfian mengingatkan sektor kesehatan warga agar terhindar dari penyakit dampak lingkungan juga harus menjadi perhatian.

“Mulai tingginya intensitas hujan belakangan ini, kebersihan dan fungsi saluran pembuangan air harus menjadi perhatian. Jangan sampai terjadi genangan air karena saluran pembuangan air yang tersumbat,” ujarnya.

Memasuki musim hujan, memang tidak saja menimbulkan banjir sebagai dampak­nya. Namun berbagai penyakit seperti penyakit DBD juga dapat menjangkiti warga kalau tidak menjadi perhatian.

Zul Elfian juga meminta dinas terkait untuk mengantisipasi penambahan peningkatan kasus Demam Berdarah De­ngue (DBD) di Kota Solok yang sempat menyerang warga. Kasus demam berdarah terjadi karena perilaku hidup ma­syarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingku­ngan.

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian dan dapat terjadi karena lingkungan yang kurang bersih.

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah merebaknya wabah DBD. Salah satu cara­nya Zul Elfian mengajak warga dengan melakukan 3M Plus. Menguras, Menutup, Memanfaatkan kembali limbah ba­rang bekas yang bernilai eko­nomis (daur ulang).

Plus-nya dalam bentuk u­paya pencegahan tambahan seperti berikut; memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi, gotong royong membersihkan lingkungan, periksa tempat-tempat penampungan air, meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras, memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar, dan menanam tanaman pengusir nyamuk. (vko)