METRO SUMBAR

Pemkab Sarolangun Studi Tiru Penyelenggaraan MTQ di Padangpanjang

0
×

Pemkab Sarolangun Studi Tiru Penyelenggaraan MTQ di Padangpanjang

Sebarkan artikel ini
Wakil Walikota Padangpanjang Asrul.

PDG.PANJANG, METRO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, Pro­vinsi Jambi melaksanakan studi tiru penyelenggaraan MTQ Nasional Tingkat Pro­vinsi ke Pemko Padang Panjang, Kamis (30/6). Studi tiru dilakukan, lantaran Pemkab Sarolangun menilai Kota Padang Panjang sukses menggelar MTQ Nasional Tingkat Provinsi ke-39 tahun 2021 lalu.  Rombongan yang dipimpin Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sarolangun, Ir. Endang Abdul Naser ini disambut Wakil Wali Kota, Drs. Asrul dan pejabat terkait.

Endang mengatakan, Sarolangun bakal melaksanakan MTQ Tingkat Pro­vinsi Jambi Oktober 2023 mendatang. Oleh karena itu pihaknya perlu melakukan studi tiru. Apalagi Kota Padang Panjang dinilai sukses sebagai penyelenggara. “Kabupaten Sarola­ngun terakhir kali menjadi tuan rumah MTQ pada 2006 lalu. Kini kami diminta kem­bali menjadi tuan rumah di Oktober 2023. Kami ingin belajar dan ingin sukses penyelenggaraan MTQ se­perti Kota Padang Panjang,” sebutnya.

Wawako Asrul dalam pertemuan tersebut me­nyampaikan, Pemko Pa­dang Panjang melakukan perencanaan yang matang pada pelaksanaan MTQ ke-39 lalu. Persiapan dimulai satu tahun sebe­lumnya.

Baca Juga  Meresahkan, Pemko dan Polres bakal Razia Gepeng

“Semoga Kabupaten Sarolangun juga bisa sukses, karena sudah mulai melakukan persiapan dari sekarang,” ujarnya sembari menjelaskan, dana yang digunakan untuk pe­nyelenggaraan MTQ ting­kat provinsi tahun lalu Rp­14 miliar dari Pemko ditambah Rp7,5 miliar dari Provinsi.

Sementara itu, Asisten I Syahdanur, S.H, M.M mengungkapkan, pada pe­laksanaan MTQ di Kota Padang Panjang tim panitia ditunjuk berdasarkan SK Gubernur melibatkan unsur dari Provinsi dan Kota. Kemudian ada yang ditunjuk lewat SK Wali Kota. “Panitia yang lewat SK Wali Kota ini melibatkan seluruh OPD dan instansi,” jelas­nya.

Baca Juga  Sejumlah Menteri dan Pejabat Tinggi Negara Dijadwalkan Kunjungi Sumbar

Dikatakannya lagi, Pemko juga melibatkan EO yang ditunjuk lewat proses tender. “EO berperan da­lam acara pembukaan dan penutupan, termasuk pembuatan panggung dan tarian. EO ditender pe­me­nang­­nya. Makan dan minum selama MTQ juga dihandle pihak ke tiga lewat proses tender. Pembayaran nontunai,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala Bagian Kesra Setdako, Erwina Agreni, M.Si, kemeriahan pembukaan dan pe­nutupan MTQ sehinnga mendapat pujian dan sorotan berbagai pihak, salah satunya, keterlibatan ISI Padang Panjang yang menampilkan musik orkestra dan tari kolosal pada pembukaan dan penutupan.  Erwina juga menuturkan terkait penganggaran MTQ Provinsi, terpusat di Bagian Kesra Setdako waktu itu. (rmd)