PADANG, METRO–Manajemen klub kebanggaan “Urang Awak” Semen Padang FC mengejar target untuk memenuhi persyaratan minimum dalam menggelar kompetisi yang menurut rencana akan digelar Agustus mendatang. Hal itu setelah beberapa waktu yang lalu Pemprov Sumbar melalui Dispora mengeluarkan izin penggunaan GOR H Agus Salim (GHAS) sebagai homebase klub Semen Padang FC.
Hal tersebut disampaikan CEO Semen Padang FC Win Bernandino saat melakukan peninjauan langsung ke stasiun H. Agus Salim Padang, Kamis sore (30/6). Dikatakan Win Bernandino, sebelumnya memang pihaknya telah mengajukan surat permohonan izin pemakaian Stadion GHAS Pdang untuk menjadi kandang atau home base dari tim Kebanggaan Urang Awak tersebut kepada Pemprov Sumbar.
“Sebelum hal ini ditetapkan, kita juga telah melakukan survei ke sejumlah stadion yang ada di Provinsi Sumbar seperti Stadion Utama Sumbar di Sikabu, Padangpariaman dan Stadion M Yamin di Kabupaten Sijunjung,”ujar Win.
Namun menurut Win, kedua stadion tersebut belum memiliki kelengkapan seperti yang telah dimiliki oleh GHAS. Sehingga pihaknya berupaya mengajukan permohonan kepada Pemprov Sumbar hingga akhirnya izin tersebut didapatkan.
“Seperi yang sama-sama kita ketahui, sesuai dengan regulasi yang diberikan oleh PT. Liga Indonesia Baru (LIB), terdapat 98 item yang harus dipenuhi agar stadion tersebut bisa dan layak digunakan sebagai homebase, dan itu kita lihat hanya ada di GHAS walaupun ada beberapa perbaikan yang harus kita lakukan,” kata Win.
Win menyampaikan, untuk pengajuan kandang atau homebase, PT LIB memberikan deadline atau batas waktu pengajuan sampai tanggal 5 Juli 2022 mendatang. Untuk itu pihaknya secepat mungkin akan melengkapi semua persyaratan yang diberikan agar Stadion GHAS Padang benar-benar menjadi kandang dari tim Kabau Sirah.
“Setidaknya kami masih memiliki waktu hingga satu minggu kedepan, kami optimis bisa menyelesaikan semuanya sebelum waktu deadline pada tanggal 5 Juli mendatang. Memang untuk aspek yang paling banyak menyita waktu untuk perbaikan adalah kondisi lapangan terutama pada bagian kontur dan rumput dari lapangan. Kami ingin nantinya lapangan di GHAS Padang ini bisa memberikan kenyamanan bermain baik bagi tim Semen Padang maupun lawan,” sebut Win.
Diungkapkan oleh Win, pihaknya menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk perbaikan GHAS tersebut. “Tetapi intinya bukan hanya untuk di sini (lapangan-red), banch juga perlu perbaikan. Info terakhir lampu stadion juga bermasalah, tetapi durasi paling panjang itu untuk lapangan,” ujar Win.
Win Optimis bisa melaksanakan sebanyak 98 item persyaratan suatu home base. Win berharap jika nantinya Stadion GHAS Padang lolos dari verifikasi PT LIB dan menjadi home base dari tim Semen Padang, akan lebih banyak lagi penonton atau suporter yang memenuhi stadion sehingga akan memberikan semangat lebih bagi seluruh pemain untuk memenangkan setiap laga di Liga 2. (rom)






