BERITA UTAMA

Petani Alpukat Hilang Sehari Semalam di Agam, Ditemukan 15 Km dari Motornya

0
×

Petani Alpukat Hilang Sehari Semalam di Agam, Ditemukan 15 Km dari Motornya

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2022 06 27 at 20.58.22
PETANI HILANG— Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian sehari semalam berhasil menemukan petani alpukat yang hilang dan mengantarnya ke kediamannya.

AGAM, METRO–Seorang warga Surau Lua, Jorong Banda Gadang, Nagari Matua Hilia, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam yang dila­porkan hilang selama 26 jam, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Senin (27/6) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban bernama Mustika Indra (44) yang hilang saat hendak mengambil buah alpukat di kebunnya, ditemukan di Sungai Buluh, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan yang jaraknya 15 Km dari tempat parkir sepeda motornya. Usai ditemukan, korban pun diantar pulang dan dikembalikan kepada keluarganya.

Kepala Pelaksana Ba­dan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Bambang Warsito mengatakan korban yang sempat dilaporkan hilang sudah berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dibantu masyarakat.

Baca Juga  Beraksi di 8 TKP, Spesialis Maling Rumah Ditembak

“Lokasi korban ditemukan sudah beda kecamatan. Korban ditemukan selamat dengan jarak sekitar 15 kilometer dari lokasi sepeda motornya. Korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya setelah ditemukan,” ungkap Warsito.

Dijelaskan Warsito, korban dilaporkan hilang saat mencari alpukat di Andaleh, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur pada Minggu (26/6) sekitar pukul 09.00 WIB.  Kemudian motornya dititipkan di baruang atau tempat kilang gula tebu.

“Pada pukul 17.00 WIB, ada pemilik kerbau atas nama Pangulu memberi makan ternaknya dan melaporkan kepada pihak keluargannya lantaran melihat sepeda motor dan pemilik tidak ada,” katanya.

Baca Juga  Banyak Makan Korban, Komisi III DPR RI Minta Polri Bongkar Penipuan Binomo

Mendapat informasi itu, pihak keluarga telah berupaya untuk mencari korban. Di lokasi kilangan gula tebu itu melihat ada motor, goni dan perlengkapan mengambil alpukat.

“Pihak keluarga telah berupaya melakukan pencarian bersama warga, namun tidak membuahkan hasil dan kemudian melaporkan ke wali nagari dan diteruskan ke BPBD Agam. Tim melakukan penyisiran hingga ke daerah lain danakhirnya korban ditemukan,” pungkas Warsito. (pry)