PAYAKUMBUH/50 KOTA

85 Persen Koperasi sudah RAT di Payakumbuh

0
×

85 Persen Koperasi sudah RAT di Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
85 Persen Koparasi di Payakumbuh Sudah Melakukan RAT
MUSDA DEKOPINDA— Suasana Musda Dekopinda habisnya masa kepengurusan Dewan Koperasi IndoKota Payakumbuh periode 2016-2021, di Aula Balai Inseminasi Buatan, Sabtu (25/6).

POLIKO, METRO–Dengan telah habis­nya masa kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Payakumbuh periode 2016-2021, maka dilangsungkan Musyawarah Da­erah (Musda) di Aula Ba­lai Inseminasi Buatan, Sabtu (25/6). Hadir Ketua Dekopinwil Sumatera Ba­rat Hendra Irwan Rahim dan Sekretaris Rismunandar, Ketua Dekopinda Kota Payakumbuh Maharnis Zul, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar Nazwir, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Pa­yakumbuh Dahler, serta pengurus dan anggota koperasi aktif se Kota Payakumbuh.

Indra Syofyan selaku Ketua Panitia pelaksanaan Musda Dekpinda Kota Payakumbuh dalam sambutannya mengatakan kepengurusan Dekopinda Kota Payakumbuh telah berakhir, setelah dilaksanakan rapat pengurus, ma­ka dibentuk panitia dan steering committeenya pada hari itu juga. “Peserta hari ini adalah gerakan koperasi yang mengadakan RAT 2021, koperasi yang aktif hadir pada hari ini. Kami sampaikan ap­resisasi kepada panita dan Dinas Koperasi dan UKM atas dukungan se­hingga terlaksananya ke­giatan pada hari ini,” ujar Indra.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kota Payakumbuh Maharnis Zul me­ngatakan dirinya sudah 2 periode menjabat sebagai Ketua Dekopinda Kota Payakumbuh. Fungsi dari organisasi ini adalah untuk menampung aspirasi anggota gerakan koperasi sekaligus memberi arahan dan bimbingan, hingga menyelesaikan masa­lah-masalah yang ada di koperasi. “Saat ini ada 70 koperasi aktif di Kota Pa­yakumbuh, yang sudah RAT 59, maka artinya sekitar 84 persen sudah me­laksanakan RAT dan membuat kita sebagai daerah tetinggi persentase ko­perasi yang melaksanakan RAT di Sumbar,” ujar­nya.

Anggota DPRD Kota Payakumbuh itu juga me­nyebut kekayaan koperasi di Kota Payakumbuh sekitar 200 AMiliar atau 1/4 dari APBD Kota Payakumbuh. Bahkan, koperasi banyak membantu me­la­lui THR dengan memberikan 6 miliar rupiah atau sekitar 3 persen dari aset yang ada, sementara itu anggota koperasi saat ini sekitar 12.000 o­rang. “Partisipasi koperasi cukup besar di Kota Pa­yakumbuh. Kami menyadari selama menjabat, mungkin jauh dari sempurna, semoga pengurus Dekopinda kedepan lebih baik lagi dari pada kami. Adapun kendala yang masih ada di Dekopinda antara lain gedung tidak ada, Sekretaris Dekopinda yang sering bergonta ganti karena diisi oleh kabid koperasi yang sering di­mutasi, serta tidak ada­nya dana untuk berkegiatan dari APBD, meski begitu kerja sama antara pemda dan Dekopinda baik, tak ada kendala selama ini,” terangnya.

Baca Juga  Bumil, Busui dan Balita dapat Makan Bergizi Gratis

Dari sisi Ketua Dekopinwil Provinsi Sumbar Hendra Irwan Rahim berharap Dekopinda Kota Payakumbuh dapat ber­gerak cepat, siapapun terpilih jadi ketua dan pengurus, semoga terus me­ningkatkan kesejahteraan koperasi di masa yang akan datang. “Selamat melaksanakan Musda, sia­papun yang terpilih o­rangnya, kita setuju semua, yang terpenting Dekopinda harus lebih bagus lagi dari hari ini. Kami juga ucapkan terima kasih atas pengabdian Dekopinda periode sebelumnya,” u­jar­nya.

Membuka Musda ter­sebut, Wali Kota Riza Fa­lepi yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Dahler mengajak seluruh anggota dan pengurus koperasi untuk memberikan hal baru, membuat terosan baru agar ada inovasi yang lahir dari gerakan koperasi yang ada di Kota Payakumbuh. “Koperasi sangat sesuai dengan budaya kekeluargaan dan gotong royong, yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. oleh karena itu pembangunan perkoperasian  harus terus ditingkatkan agar dapat mewujudkan koperasi sebagai organisasi yang bisa membantu masyarakat usaha mikro dan usaha kecil dalam menanggulangi ma­­salah pengangguran dan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19,” kata Dahler.

Dahler menyampaikan, koperasi adalah salah satu wadah yang sangat strategis dalam mewujudkan kesejahteraan ma­sya­rakat khususnya ma­syarakat Kota Payakumbuh, ekonomi kerakyatan perlu dipertahankan dan inovasi melalui teknologi untuk meningkatkan eko­nomi kerakyatan dalam rangka peningkatan ko­perasi dan UKM. “Kementerian Koperasi memiliki beberapa program strategis dalam meningatkan peran koperasi. program strategis itu diantaranya memperbesar akses pa­sar baik dalam dan luar negeri, meningkatkan kua­litas produk dan inovasi agregrasi pembiayaan, pengembangan kapasitas manajemen, serta memberikan kemudahan dan kesempatan dalam me­ngembangkan usaha,” je­las­nya.

Baca Juga  Diresmikan Bupati Safaruddin, Festival Lasak Bana Berhasil Tarik Animo Masyarakat

Ditambahkan Dahler, di era industri 4.0 bahkan menuju 5.0, koperasi ha­rus mulai menggunakan teknologi informasi melalui digitalisasi, koperasi akan menjadi garda terdepan dalam etalase perdagangan nasional maupun dunia. “Apresiasi kami sampaikan kepada Dekopinda yang telah melaksanakan musda ini, semoga dapat terus melakukan pembinaan, melakukan kemitraan sehingga dampak membawa dampak positif terhadap per­kembangan usaha ko­pe­rasi yang ada di daerah,” tukuknya.

Dijelaskan Dahler, tugas Dekopinda adalah menfasilitasi gerakan koperasi Kota Payakumbuh supaya lebih produktif, potensial, dan lebih maju. Peran Dekopinda juga me­rupakan advokasi bagi koperasi, wadah sarana edukasi agar anggota koperasi bisa mengetahui tentang marwah koperasi. “Kehadiran Dekopinda dalam pembinaan gerakan koperasi dapat menghidupkan kembali koperasi yang tidak aktif dan terus membina dan mengerakan peran aktif koperasi sebagai lembaga ekonomi kerakyatan dan diyakini dapat memberikan konstribusi terhadap pe­ning­katan penerimaan domestik bruto Payakumbuh. Kita semua bisa me­lakukan inovasi yang meng­hasilkan pelaku usaha kecil maju bersama,” ujarnya.

”Diharapkan mus­da menjadi momentum tepat membangun ekonomi kerakyatan me­nuju lebih baik lagi sehingga koperasi di Payakumbuh makin maju pasca pandemi Covid-19. De­ngan musda Dekopinda Payakumbuh dapat menghasilkan kepengurusan yang akan terus me­nopang program unggulan Payakumbuh,” pungkasnya. (uus)