BERITA UTAMA

Jalan di Nagari Sungai Buluah Timur Amblas, 6 Korong Terisolir, Kendaraan Tak Bisa Lewat

0
×

Jalan di Nagari Sungai Buluah Timur Amblas, 6 Korong Terisolir, Kendaraan Tak Bisa Lewat

Sebarkan artikel ini
AMBLAS— Kondisi jalan yang amblas di Nagari Sungai Buluah Timur yang membuat akses masyarakat lumpuh.

PDG.PARIAMAN, METRO–Tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Padangpariaman sejak Jumat (24/6), menyebabkan amblasnya badan jalan Kuliek di Nagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai. Dampaknya, enam korong di wilayah Batang Anai bagian Timur menjadi terisolir.

Pasalnya kendaraan roda empat maupun roda dua tak bisa melewati lokasi tersebut. Padahal ruas jalan yang terputus itu merupakan satu-satunya akses utama masyarakat, sehingga mengganggu roda perekonomian dan aktivitas kehidupan sehari hari masyarakat setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman, Budi Mulya mengaku bahwa setelah kejadian langsung melakukan koordinasi dengan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V Kementrian PUPR Dian Karmila.

“Jalan yang amblas tersebut sepanjang lebih dan kurang 50 meter. Tim BWSS sudah turun ke lokasi untuk mencarikan solusi penanganan daruratnya, agar akses masyarakat kembali normal. Pak Wakil Bupati yang mendampingi Tim BWSS ke lokasi,” ungkap Budi Mulya, Sabtu (25/6).

Budi yang juga Plt Kepala DPUPR Padangpariaman ini menyampaikan bahwa daerah aliran Sungai Batang Anai merupakan kewenengan BWSS V. Maka katanya, telah disepakati pihak BWSS V Kementrian PUPR akan menindaklanjuti penanganan daruratnya dengan menggunakan dana tanggap darurat bencana kementerian PUPR.

“Selain itu pihak BWSS V Kementrian PUPR juga akan mangusulkan anggaran pembangunan pascabencana. Dampak dari amblasnya jalan ini, ada enam korong yang menjadi terisolir,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wabup Rahmang dalam diskusi tanggap darurat responsif ini menyampaikan perlu ada langkah-langkah strategis dan efektif utk memaksimalkan pencegahan. Agar dampak bencana tidak terjadi berlarut dan berdampak kepada hal yang tidak diinginkan khususnya kepada masyarakat setempat.

“Kita berharap, pihak BWSS V Kementrian PUPR dapat segera melaksanakan penanganan darurat jalan Kuliek tersebut agar aktifitas kehidupan masyarakat setempat normal kembali,” ujar Rahmang. (ozi)