PAYAKUMBUH/50 KOTA

Kunjungi Kelurahan NDB, Disambut Tari Barongsai, Silek, dan Carano

0
×

Kunjungi Kelurahan NDB, Disambut Tari Barongsai, Silek, dan Carano

Sebarkan artikel ini
BARONGSAI—Wali Kota Payakumbuh RizaFelepi bersama tim penilai kelurahan disambut dengan tarian Barongsai.

NUNANG, METRO–Kelurahan Nunang Da­ya Bangun (NDB), Kecamatan Payakumbuh Ba­rat dikunjungi oleh Tim Penilai Provinsi dalam ajang Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Pro­vinsi Sumatera Barat Ta­hun 2022, awal pekan ini. Ketua Tim Penilai Amas­rul, SH yang merupakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Suma­tera Barat dan rombongan didampingi Wali Kota Riza Falepi, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Ke­tua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh YB. Dt. Parmato Alam, Ketua Dharmawanita Elfriza Zaharman yang datang disambut dengan penampilan pertunjukan Barongsai dari etnis Tionghoa yang tergabung dalam Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Kota Payakumbuh, serta penampilan Silek Pasak Tuo dan Carano sebagai bentuk dari heterogennya kelurahan yang berada di pusat Kota Pa­yakumbuh itu. Turut hadir Unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat, serta Lurah dan tokoh masyarakat se Kota Payakumbuh.

Wali Kota Riza Falepi dalam sambutannya me­ngatakan  selaku kepala daerah sangat mendu­kung dan mengapresiasi diselenggarakannya penilaian kelurahan tingkat Provinsi Sumatera Barat ini, karena dengan adanya penilaian ini akan semakin memacu kelurahan untuk menggali dan me­ngembangkan potensi yang dimilikinya, serta dapat diperoleh masukan yang berguna bagi per­kembangan dan upaya pembenahan di waktu mendatang. “Melalui kegiatan penilaian kel Iurahan berprestasi ini, juga akan meningkatkan peran aparatur pemerintah da­lam membina dan memberdayakan masyarakat serta mendorong partisipasi masyarakat dalam percepatan pembangu­nan, se­hingga akan tercipta ma­sya­rakat kelurahan yang sejahtera,” kata Ari Ashadi.

Wali kota dua periode itu juga memaparkan kondisi demografis yang terdiri dari multi etnis dimana terdapat etnis Tionghoa yang berada di Nunang Daya Bangun, menjadi salah satu unggulan, karena adanya pembauran yang positif demi kesejahteraan masyarakat. “Terkait dengan pemberdayaan masyarakat, Kota Payakumbuh selalu mendorong pertumbuhan UM­KM yang terdiri dari home industri, barang dan jasa. Terbukti dengan adanya UMKM di Nunang Daya Bangun seperti, usaha kue, tembakau, kerupuk kulit, dan yang unik usaha kerupuk jengkol yang te­rus berkembang dan sa­ngat berpengaruh dalam hal penyerapan tenaga kerja khususnya bagi ma­syarakat Nunang Daya Bangun. pemberdayaan masyarakat juga terlaksana melalui gerakan PKK dan LPM,” kata Riza.

Baca Juga  Geopark, Pariwisata Berbasis Digital Dibahas 

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Amasrul me­ngatakan pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah pusat maupun dae­rah merupakan salah satu bentuk dalam melaksanakan evaluasi atas apa yang telah berlangsung di tengah masyarakat, sebagaimana hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkemba­ngan Desa dan Kelurahan, melalui penyelenggaraan Lomba Desa dan Kelurahan.

“Dengan merujuk Permendagri tersebut, maka dilaksanakan lomba kelurahan berprestasi di ting­kat Provinsi Sumatra Barat tahun 2022. Dan dalam hal ini Kota Payakumbuh turut ambil andil dengan mengutus Kelurahan Nu­nang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Ba­rat yang telah juara di tingkat kecamatan dan tingkat kota,” jelas Amasrul. Se­telah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Lurah NDB Ari Ashadi dan penilaian oleh 7 kelompok tim penilai ke setiap indikator penilaian. “Bagi kami ini adalah kali pertama NDB menembus lomba tingkat Provinsi Sumatera Barat,” kata Lurah Ari Ashadi. (uus)