METRO PADANG

Padang Gelar Bursa Hewan Kurban, Sesuai Syariat Agama dan sudah Layak Disembelih

0
×

Padang Gelar Bursa Hewan Kurban, Sesuai Syariat Agama dan sudah Layak Disembelih

Sebarkan artikel ini
KETERANGAN PERS— Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat, memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan Bursa Hewan Kurban.

AIAPACAH, METRO–Hari Raya Idul Adha sudah semakin dekat. Diya­kini, panitia kurban saat ini tengah mencari hewan kurban yang sehat dan sesuai dengan syariat Islam. Menjawab itu, Peme­rintah Kota Padang meng­gelar “Bursa Hewan Kur­ban”.

“Menjelang Idul Adha, kami Dinas Pertanian mem­buka Bursa Hewan Kur­ban,” ungkap Kepala Di­nas Pertanian Kota Pa­dang Syahrial Kamat, Senin (20/6).

Bursa Hewan Kurban merupakan upaya Dinas Pertanian dalam mem­bant­u panitia kurban. Dua orang dari Dinas Pertanian yang telah ditunjuk akan memfasilitasi seluruh pa­nitia kurban di Padang da­lam mencari hewan kurban yang sehat.

“Nantinya, dua orang yang sudah kita tunjuk akan membantu menghubungkan panitia kurban dengan agen atau toke ternak,” jelas Syahrial Kamat.

Baca Juga  Atasi Genangan, Saluran Drainase Dikeruk

Kadis Pertanian me­nyebut, dua orang yang ditunjuk memfasilitasi panitia kurban yakni, Yulia Reni dengan nomor ponsel 0853-5563-0668, serta M. Hanif dengan nomor ponsel 0812-7228-0106. Keduanya dapat dihubungi setiap waktu. Nantinya keduanya mencarikan jenis sapi yang diinginkan oleh panitia kurban. Sehingga didapat be­rapa berat hidup, berapa daging yang didapat, dan harga sesuai yang diinginkan.

Kadis Pertanian memastikan, ternak milik agen atau toke yang ditunjuk oleh Dinas Pertanian diyakini sehat. Serta sesuai dengan syariat agama dan sudah layak untuk disembelih.

Baca Juga  Besok, Livestock Expo dan Kontes Ternak Digelar

“Ada sebanyak 53 agen atau toke ternak yang kami tunjuk dan akan memfasilitasi panitia kurban,” katanya.

Syahrial Kamat menyebut “Bursa Hewan Kur­ban”merupakan inovasi dari Dinas Pertanian. Tujuan digelarnya “Bursa Hewan Kurban” karena pihaknya selama ini melihat panitia kurban sering kewalahan dalam mencari hewan kurban yang layak dan sehat. Apalagi di masa pandemi Covid-19 dan mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Dekat hari penyembelihan, panitia kurban akan kesulitan, biasanya yang tersisa hanya sapi yang kurang bagus. Karena itu kami tergerak hati melayani warga supaya mendapatkan daging halal,” ucap Kadis Pertanian Padang. (rel)