PASAR RAYA, METRO–Harga cabai merah di Kota Padang makin tak terkendali. Kemarin perdagangan cabai di Pasarraya Padang tembus di angka Rp76 ribu per kilogram. Lebih gila lagi, cabai setan diperdagangkan dengan harga Rp120 ribu per kilogram.
Angka yang cukup tinggi ini membuat ibu-ibu rumah tangga mulai mengomel. Pasalnya, mereka sangat terberatkan dengan harga cabai yang sangat tinggi tersebut.
“Alah maha bana harago lado. Tapi sampai kini alun ado respon pemerintah ko lai.Acuh tak acuh se,” sebut Dian (40), salah seorang ibu rumah tangga, Jumat (10/6).
Menurutnya, dengan harga yang sangat tinggi tersebut seharusnya sudah ada Operasi Pasar (OP), khusus cabai oleh pemerintah untuk masyarakat. Sehingga masyarakat bisa membeli cabai dengan harga yang relatif murah.
“Biasanya kalau sudah mendekati Rp100 ribu, pemerintah sudah ada membuat pasar murah. Tapi sampai saat ini tak ada juga,” tandasnya.
Salah seorang pedagang cabai di Pasar Raya Padang, Nasrul mengatakan kenaikan harga cabai terjadi dari daerah pemasok. Harga naik karena pasokan berkurang. “Memang dari daerah penghasil harganya naik,” ungkap Nasrul.
Adapun daerah penghasil cabai yang selama ini memasok cabai ke Padang adalah Jawa, Kerinci, Bukittinggi dan Aceh. Selaku pedagang ia juga sangat menyayangkan sikap pemerintah yang hingga kini belum ada respon apapun. Padahal kenaikan harga cabai semakin tak terkendali.
“Seharusnya ada sikap cepat pemerintah khususnya Dinas Perdagangan dalam hal ini,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengungkapkan, mulai Senin (13/6) hingga 17 Juni, Disdag akan melakukan operasi pasar di empat kecamatan. Jadwalnya adalah: Senin-Selasa di kantor Balaikota, Rabu di kantor Camat Kuranji, Kamis di kantor Camat Padang Selatan, dan Jumat di kantor Camat Lubuk Begalung.
Di lokasi itu nantinya akan disediakan cabai dengan harga di bawah pasaran. Tak hanya itu, semua sembako seperti minyak goreng, telur, tepung dan lainnya juga diperdagangkan.
Andree menjelaskan, dalam menggelar OP tersebut, pihaknya bekerjasama dengan sejumlah distributor kebutuhan pokok. Termasuk dengan sejumlah pelaku UMKM yang ada di Kota Padang.
“Bahan pokok yang dijual di OP kali ini seperti beras, telur, minyak goreng, gula pasir, tepung, cabai, bawang, dan kebutuhan lainnya,” paparnya.
Andree menyebut, pihaknya juga menyiapkan voucher bagi warga yang ingin berbelanja di OP tersebut. Harap Andree, kegiatan OP kali ini akan dapat mengurangi beban ibu rumah tangga yang harus selalu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.
“Melalui OP ini menjadi alasan tersendiri bagi Pemko Padang untuk turut serta menyeimbangkan kebutuhan dengan keadaan,” pungkas Andree.
“Operasi Pasar ini juga dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha sekaligus menekan harga sembako,” sebut Andre yang digadang-gadangkan menjadi calon kuat Sekda Kota Padang ini. (tin)






