BERITA UTAMA

Ditinggal Pergi Sarapan, Rumah Kayu Ludes Terbakar  di Kota Payakumbuh

0
×

Ditinggal Pergi Sarapan, Rumah Kayu Ludes Terbakar  di Kota Payakumbuh

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar satu rumah kayu di Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, METRO–Ditinggal pergi sarapan, rumah kayu milik Usnaini (46) ludes dilahap si jago merah di Kelurahan Padang Tangah Balai Nan Duo,  Kecamatan Payakumbuh Bara, Kota Payakumbuh, Rabu (8/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Musibah itu sontak mengagetkan warga setempat.

Pasalnya, api tiba-tiba saja sudah membesar. War­ga pun dibuat pon­tang-panting berusaha me­ma­damkan api yang mem­bakar rumah tersebut, sem­bari menunggu petugas Damkar datang. Namun, upaya warga mampu me­ngendalikan api yang mem­bakar rumah kayu tersebut dan semakin menyebar ke seluruh bangunan dan bah­kan menyambar rumah di sampingnya.

Tak lama berselang, beberapa unit mobil Dam­kar tiba di lokasi dan lang­sung melakukan pemada­man. Hampir satu jam ber­ji­baku, petugas Damkar akhirnya berhasil mema­damkan api. Hanya saja, rumah tersebut tinggal puing dan seluruh barang sudah habis terbakar.

Baca Juga  Tenggelam di Sungai, Balita Ditemukan Tak Bernyawa

Kabid Damkar Budi Kur­niawan saat didampingi Kasi Ops Eci dan Danton Indra Jaya, pihaknya me­ngirimkan semua armada dan personel ke lokasi un­tuk melakukan pemada­man dan dibantu oleh satu unit Damkar Kabupaten Limapuluh Kota.

“Yang terbakar adalah rumah yang terbuat dari material kayu. Saat keba­karan rumah sedang di­tinggal pemilik yang se­dang pergi sarapan. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah,” kata budi.

Budi juga menerang­kan, beruntung laporan cepat datang dan Damkar cepat pula sampai ke lokasi kejadian, karena rumah yang terbakar berdekatan dengan rumah sebelah yang juga terbuat dari material kayu, sehingga api yang sempat menjilat ru­mah lain dan berhasil dise­lamatkan.

Baca Juga  Terlilit Utang Gegara Judi Online, Sekuriti Nekat Membobol Brangkas di Tempat Kerja

“Saat pemadaman kita juga dibantu oleh pihak kepolisian dan TNI, kami sangat apresiasi sinergi yang telah dilakukan untuk membantu warga. Warga bisa meminta bantuan dam­kar untuk penyelamatan jiwa, atau evakuasi hewan berbisa dan berbahaya se­perti tawon, biawak, ular, dan hewan lainnya dengan menghubungi quick res­pon­se Pemadam Keba­ka­ran di nomor 0752-92913,” pungkasnya. (uus)