ULAK KARANG, METRO–Sekitar 98.703 peserta didik tingkat SD dan SMP mengikuti ujian kenaikan kelas TA 2021/2022. Ujian dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Habibul Fuadi mengatakan siswa yang melaksanakan ujian mulai tingkat SD kelas I – V dan SMP kelas VII dan VIII. “Jumlah siswa yang ikut ujian 98.703 peserta. Diantaranya 73.794 anak SD dan SMP 24.909 siswa,” ujar Habibul, Minggu (5/6).
Ia mengatakan, pengawasan ujian diatur sekolah penyelenggara. Begitu juga tata tertib untuk peserta yang ikut ujian kenaikan kelas. “Ujian kenaikan kelas digelar selama sepekan. Dalam sehari, siswa menyelesaikan dua mata pelajaran,” ulas Habibul.
“Kita mengimbau peserta didik untuk mengikuti ujian dengan baik dan teliti. Sebab, ini penentu naik dan tidaknya siswa. Mudah-mudahan ujian kenaikan kelas ini dapat berjalan lancar. Siswa diminta belajar lebih maksimal,” tambahnya.
Di sisi lain, selain keseriusan belajar di rumah, para orang tua siswa juga diimbau agar turut berperan mengawasi anaknya saat belajar.
“Orang kami minta turut mengawasi belajar anak. Jangan membiarkan anaknya keluyuran atau beraktifitas yang tidak bermanfaat di luar rumah. Jangan dibiarkan anak bebas keluyuran dan main gadget,” pinta Habibul.
Selanjutnya, usai pelaksanaan ujian kenaikan kelas , siswa mengikuti classmeating, dan 18 Juni dilakukan penerimaan rapor. “Setelah rapor diterima anak, siswa akan libur selama dua pekan,” pungkas Habibul. (ade)






