METRO PADANG

3 Guru Besar UIN Imam Bonjol Dikukuhkan

0
×

3 Guru Besar UIN Imam Bonjol Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini
PENGUKUHAN GURU BESAR— Tiga guru besar UIN Imam Bonjol dikukuhkan melalui rangkaian orasi ilmiah, berlangsung di Gedung Auditorium Mahmud Yunus Kampus Lubuk Lintah, Kamis (2/6).

LUBUK LINTAH, METRO–Tiga guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol dikukuhkan melalui rangkaian orasi ilmiah dari masing-masing Prof Dr Taufiqurrahman, M Ag, MHum (Bidang Pemikiran Islam), Prof Dr Salma, MAg (Bidang Hukum Islam), dan Prof Nelmawarni, M. Hum, Ph.D (Bidang Sejarah Peradaban Islam)

Sidang pengukuhan ti­ga guru besar kali ini berlangsung di Gedung Auditorium Mahmud Yunus Kampus Lubuk Lintah, Kamis (2/6). Rektor UIN Imam Bonjol Martin Kustati mengatakan pihaknya akan melakukan akselerasi de­mi bertambahnya jumlah guru besar di lingkungan perguruan tinggi negeri di UIN Imam Bonjol.

Karenanya, imbuh rektor, pihaknya memberi dukungan berupa program akselerasi bagi dosen yang sedang berjuang untuk sampai pada jenjang jabatan akademik tertinggi ter­sebut.

Baca Juga  Di Titik Padat Lalu Lintas, Dishub Turunkan 19 Personel

“17 Juni kita akan mengirimkan sebanyak 20 calon guru besar untuk diakselerasi,” ujar rektor.

Pihaknya akan memberangkatkan calon guru besar tersebut ke Yogyakarta dalam rangka me­ngikuti proses lebih lanjut. “Target kami, tahun 2022 ini akan mengusulkan 10 calon guru besar,” ujar rektor.

Sejauh ini lanjut rektor, bahwa penambahan jumlah guru besar merupakan satu indikator dari per­kem­bangan positif dalam dinamika keilmuan kampus.

“Kita patut bersyukur dan mengapresiasi kepada para guru besar ini, karena perjuangan mencapai jabatan tersebut tidaklah mudah,” katanya.

Baca Juga  Tim Qasidah Rebana Sumbar Ukir Prestasi Nasional

Rektor Martin Kustari mengakui jumlah guru besar UIN Imam Bonjol saat ini masih sedikit. Kondisi tersebut disadarinya, lantaran beberapa waktu terakhir relatih banyak para guru besar yang memasuki masa pensiun.

Dalam sidang pengukuhan guru besar UIN Imam Bonjol kali ini, ketiga guru besar menyampaikan orasi ilmiah mereka.

Prof. Dr. Taufiqurrahman menyampaikan orasi berjudul “Altruisme dalam Literasi Intelektual Spiritual Sosial Imam Al-Ghazali”. Prof Dr Salma, MAg menyampaikan orasi berjudul “Transformasi Perempuan Dalam Ranah Hukum”. Adapun orasi ilmiah Prof Nelmawarni, SAg, MHum, PhD berjudul “Merantau: Kuasa dan Jejaring Sosial Minangkabau. (hen)