METRO PESISIR

Warga Inderapura Pessel, Berharap Kasus Penembakan Bisa di Usut Tuntas

0
×

Warga Inderapura Pessel, Berharap Kasus Penembakan Bisa di Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini

PESSEL, METRO–Pasca penembakan dilakukan pelaku pada korban Danel (52) diduga berawal masalah lahan di RAI 8 PT. Incasi Raya, Kenagarian Tluk Ampalu Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tim opsnal Macan Kumbang Satreskrim Polres Pesisir Selatan, dan anggota Polsek Pancung Soal, Polres Pesisir Selatan terus buruh yang pelaku penembakan.

Dikutip dari akun face boek salah warga bernama juliadri indra yang mengatas namakan Masyarakat Inderapura mengecam keras penembakan, yang menyebabkan korban meninggal dunia. Dan dalam statusnya berharap pada pihak keamanan negara yang berwajib agar menuntaskan kasus tersebut.

Harapan sama juga diungkapkan Fadil (40) warga Inderpura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada Pos Metro mengatakan, permasalah penembakan dilakukan pelapor dengan korban meninggal Danil awal masalah adanya kebakaran lahan di kawasan hutan lindung ( HL) beberapa waktu yang lalu, dimana sampai saat ini belum ditemukan tersangkanya.

Akibat permasalahan itu, kami dari masyarakat Inderapura menjajaki lokasi bekas yang terbakar sudah rata dengan tanah, ada oknum yang melakukan kegiatan di kawasan tersebut sehingga masyarakat menghentikan sementara kegiatan itu, agar tau siapa melakukan dan penanaman sehingga untuk mengetahui melakukan pembakaran dan mafia yang menjual belikan kawasan hutan kepada fihak-fihak pengusaha warga luar inderapura dengan jumlah puluhan sampai ratusan hektar.

” Kami atas nama masyarakat mencegah terjadi Negeri ini atau kawasan hutan dijadikan untuk memperkaya oknum kelompok mafia yang selama mengatas namakan kelompok masyarakat bahkan Negeri Inderapura yg Luas ini bakal terjadi milik berapa orang jadi karena satu orang memiliki lahan ratusan sampai ada juga hingga ribuan hektar… Sementara yang benar- benar masyarakat leluhur meninggalkan tanah yang luas bakal menjadi budak di Negeri sendiri,” tegas Fadil saat dihubungi Pos Metro. Selasa, (31/5/2022).

Atas kematian Danil (52)th di lokasi kawasan hutan lindung itu diduga oleh kelompok bayaran bersenjata oleh oknum pengusaha dari Silaut yang katanya mengusai lahan dilokasi tersebut, sekali lahi Kami berharap pihak Kepolisian harus serius menangani kasus ini.

Dan, kepada Dinas Kehutanan juga serius menangapi habis nya kawasan Hutan Lindung (HL) dibabat oleh oknum-oknum mafia dan perjual belikan kepada pihak pengusaha luar Inderapura.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.I.K.,MH. melalui Kapolsek Pancung Soal Iptu. Dedy Arma, SH, didampingi Kanit Res Polsek Pancung Soal Aipda Romi Rusli. SH hingga sampai saat ini kasus penembakan dilakukan terlapor pada korban Danil ( MD) di wilayah hukum Polsek Pancung Soal, Polres Pessel terus dalam pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

Diterangkan Romi, Korban Danel ditembak terlapor dari jarak kurang lebih 10 meter sebanyak satu kali dengan menggunakan senapan angin, hingga mengenai  bagian dada korban. Usia menjalani perawatan di Rs. Unand Padang, minggu (30/5/2022) korban Danil akhirnya meninggal dunia.

” beberapa barang bukti sudah kita amankan dari lokasi kejadi, termasuk terangan saksi – saksi dilapangan. Termasuk pencarian pelaku penembakan oleh anggota Reskrim Polsek Pancung Soal  di bakcup tim Opnal Macan Kumbang Satreskrim Polres Pessel,” kata Kanit Res Pancung Soal.

Terkait apa ada kaitan dengan pembakaran lahan seperti apa disampaikan warga tersebut, Aipda Romi hingga sampai saat in belum lah masuk dalam pertanyaan itu. Karena pelaku penembakan sedang dalam pencarian. ( Rio)