METRO PADANG

Masjid Ramah Anak Hadir di Banuaran

0
×

Masjid Ramah Anak Hadir di Banuaran

Sebarkan artikel ini
TANDA TANGAN— Ketua Dewan Majelis Masjid Indonesia (DMMI) Kota Padang Maigus Nasir bersama Staf Ahli Wali Kota, Al Amin menandatangani komitmen bersama menjadikan Masjid Baitul Arafah, di Banuaran, sebagai masjid ramah anak, Minggu (29/5).

BANUARAN, METRO–Masjid di Kota Padang ternyata ramah anak. Mas­jid di daerah itu tidak saja menjadi tempat beriba­dah yang nya­man bagi orang dewasa, tetapi juga bagi anak-anak.

Seperti di Masjid Baitul Arafah, Banuaran, Keca­matan Lubuk Bega­lung. Mas­jid yang berada di kom­pleks peru­mahan itu ternyata be­gitu ramah anak. Siapa saja boleh melakukan aktifitas keagamaan, di an­taranya seperti pembinaan mental dan spiritual.

Masjid Baitul Arafah yang ditetapkan sebagai Masjid Ramah Anak dilaunching Wali Kota Pa­dang, Minggu (29/5). Wali Kota Padang yang diwakili Staf Ahli Wali Kota, Al Amin menyebut bahwa Pemerintah Kota Padang sangat mendukung masjid ramah anak di daerahnya.

Baca Juga  Si Gulambai Habisi Rumah Warga di Seberang Palinggam

“Tentunya kita mendukung masjid ramah anak, karena anak merupakan generasi penerus bang­sa yang mesti dibekali dengan pembinaan mental dan spiritual,”ungkap Al Amin di depan warga yang hadir.

Launching Masjid Ramah Anak di Masjid Baitul Arafah tidak saja dihadiri warga sekitar. Tampak hadir Ketua Dewan Majelis Masjid Indonesia (DMMI) Kota Padang Maigus Nasir, Kepala DP3AP2KB Kota Padang, perwakilan dari Kemenag Kota Padang, Kabag Kesra Setdako, Camat Lubeg, dan sejumlah undangan lainnya.

Baca Juga  Andre Rosiade Targetkan Karateka Sumbar Raih Emas PON, Siapkan Bonus Menarik

Disampaikan Al Amin, menjadikan Masjid Ramah Anak merupakan arah pem­bangunan yang kini tengah dilakukan Wali Kota Padang. Menurutnya, sebentar lagi Indonesia akan mendapat bonus demo­grafi, dimana lebih separuh penduduk Indonesia didominasi anak muda. Anak muda Indonesia mes­ti dibekali dengan pemahaman agama.

Di sisi lain, Al Amin menekankan bahwa sebenarnya terdapat empat rumah yang mesti diberdayakan dalam rangka membina mental dan spiritual anak.

“Empat rumah itu yakni rumah tangga, rumah sekolah, rumah ibadah, serta rumah adat,” jelas Staf Ahli Wali Kota Padang itu. (rel)