METRO SUMBAR

Kapal Ikan KM Nada 01 Terbakar, Empat ABK Selamatkan Diri ke Laut

0
×

Kapal Ikan KM Nada 01 Terbakar, Empat ABK Selamatkan Diri ke Laut

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI—Terlihat tim SAR Satrol Lantamal II sedang melakukan evakuasi seorang ABK yang terjun ke laut saat kapal terbakar.

PADANG, METRO–Diduga akibat kompor di kapal ikan KM Nada 01 meledak dan meluluhlantakan kapal ikan yang terbuar dari kayu ini. Akibatnya peristiwa yang terjadi di peraiaran Telukbayur Kota Padang, Jumat (20/5) itu  empat orang Anak Buah Kapal (ABK) tak berdaya, mereka terpaksa menceburkan diri ke laut. Kapal sedianya  bertolak dari Pe­labuhan Perikanan Bungus menuju ke Fishing Ground ini akhirnya diselamatkan  Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal II melalui aplikasi F1QR Satrol Lantamal II dan nelayan.

Salah seorang ABK di­selamatkan oleh perahu nelayan yang melintas di tempat kejadian, kemudian perahu tersebut menghubungi Satrol Lantamal II untuk melaporkan kejadian  melalui aplikasi F1QR Satrol Lantamal II.

Sebelumnya, ABK kapal melaksanakan aksi pemadaman, kebakaran semakin membesar dan kapal tidak dapat diselamatkan. Setidaknya inilah yang tergambar dalam latihan penanganan laka laut prajurit Satrol Latamal II kemarin.

Dalam skanario kejadian,  Dansatrol Lantamal II, Letkol Laut (P) Agus Triyana, S.T., M.Tr Hanla yang mendapatkan kabar memerintahkan unsur siaga SAR Patkamla Marak dan Sea Rider untuk melaksa­nakan operasi SAR KM Nada 01 di perairan Teluk Bayur.

KAL Sinyaru dan Pat Bungus bergabung melaksanaan SAR. Berkoordinasi dengan Diskes Lantamal II dalam rangka  pengerahan tim medis untuk pe­nanganan korban.

Pat Marak menemukan satu korban kemudian dilakukan tindakan pertolo­ngan pertama di atas Pat Marak.  Sea Rider menemukan satu korban kemudian dilaksanakan pertolo­ngan dan dievakuasi ke Pat Marak yang masih berada di sekitar lokasi kejadian. KAL Sinyaru tiba di lokasi kejadian kemudian bergabung melaksanakan o­perasi pencarian dan pertolongan.

Pat Marak melaksanakan evakuasi dua orang korban ke Kal Sinyaru kemudian melanjutkan pencarian. Kal Sinyaru menemukan korban ketiga kemudian melaksanakan ma­nuvra olah gerak pertolo­ngan pertolongan.  Seluruh korban dapat ditemukan dan berada di Kal Sinyaru, kemudian dilaksanakan evakuasi seluruh korban ke Pelabuhan Perikanan Bungus yang sudah stand by Ambulance dari Diskes Lantamal II. Kal Sinyaru melaksanakan penyerahan korban kepada Timkes (Diskes Lantamal II) selanjutnya melaksanakan eva­kuasi ke BP Diskes untuk dilanjutkan penanganan medis lanjutan.

“Latihan penanganan laka laut bertujuan melatih kemampuan personel da­lam penguasaan teknik pencarian dan penyelamatan (SAR) di laut, baik ting­kat individu maupun tim,” ujar Dansatrol Lantamal II, Letkol Laut (P) Agus Triyana, S.T., M.Tr Hanla saat menyaksikan langsung ke­giatan itu.   Disebutkan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya  peningkatan kesiapan dan kesiagaan operasional Satrol Lantamal II dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di laut. “Latihan ini diikuti ratusan Prajurit pelaksana dan pendukung dari berbagai satuan di Lantamal II,” tegasnya. (ped)